Antivirus Battle Ground, When Detection is Not a Priority…!!!


Proses update dan fleksibilitas metode update.

Update, update dan update… Salah satu kewajiban yang harus dilakukan untuk menjamin perlindungan yang ditawarkan oleh masing-masing produk. Umumnya update akan dilakukan secara otomatis oleh setiap produk tanpa perlu disuruh oleh pengguna. Dalam perbandingan ini saya akan menilai frekwensi update dari masing – masing produk dan ketersediaan akan offline update, tentu saja untuk offline update juga harus mudah dilakukan tanpa susah payah, minim klik mouse adalah yang terbaik.

Avast! Pro AntiVirus

Avast online updateAvast offline update

Untuk online update saya rasa Avast tidak perlu diragukan lagi karena tidak ada yang perlu dikonfigurasi kembali dan proses updatenya juga super instant, saya sendiri cukup kaget setelah selesai instalasi langsung ada notifikasi bahwa update telah dilakukan, kira – kira tidak ada 5 menit sudah terupdate. Frekwensi update online sekitar satuan jam.

Untuk offline update Avast juga memberikan yang termudah saya rasa, cukup kunjungi halaman web tempat mendownload file update lalu tinggal pilih versi dari program yang digunakan, download lalu tinggal double-klik filenya dan update.

http://www.avast.com/download-update

AVG AntiVirus

AVG online updateAVG offline update

2010-08-05_1914262010-08-05_1914402010-08-05_1914532010-08-05_191523

Masih sama seperti dulu saat saya menggunakan produk AVG, fitur online update dari AVG bisa memilih komponen yang di-update terlebih dahulu jika masalah koneksi yang kocar – kacir (biasanya ISP Indonesia) lalu untuk offline update di halaman web download update-nya pengguna bisa memilih komponen apa yang ingin di-update tapi yang menjadi masalah adalah penggunaan istilah yang tidak umum mungkin bisa membuat bingung level awam. AVG memberikan frekwensi per 1 jam untuk online update.

Untuk offline update pengguna perlu melakukan sedikit usaha karena file update AVG dalam format .BIN. Melalui menu Tools – Update from Directory lalu pilih lokasi dimana file update tadi disimpan dan selanjutnya tinggal menunggu proses update selesai.

http://www.avg.com/us-en/download-update

Avira AntiVir Premium

2010-08-10_102019Avira

Demikian juga dengan Avira, masih sama seperti dulu dalam memberikan metode update. Untuk online update sangat praktis, melalui menu tools – update jika ingin langsung tanpa menunggu atau setiap jam akan otomatis terupdate. Untuk offline update sepertinya tidak ada yang perlu dirisaukan, namun perlu sedikit usaha seperti AVG. Melalui menu tools – manual update, temukan file update yang disimpan setelah didownload tadi lalu proses update akan berjalan.

http://www.avira.com/en/support/vdf_update.html

BitDefender AntiVirus 2011

BitDefender-Standard-Edition_30BitDefender

BitDefender juga menyediakan yang termudah untuk penggunanya terlepas dari masalah yang ada. Update online dengan frekwensi 1 jam-an dan update offline dengan tahap mingguan bisa langsung didownload dari websitenya.

Pilih file updatenya yang sesuai dengan program yang anda pakai, apakah antivirus atau internet security. Update bisa langsung dilakukan dengan double-klik file updatenya.

http://www.bitdefender.com/site/view/Desktop-Products-Updates.html

F-Secure AntiVirus 2010

2010-08-09_230911F-Secure

Sepertinya F-Secure agak terpuruk dalam metode offline update karena langkah yang harus dilakukan tidak mudah untuk pengguna awam. Informasi yang diberikan pun kurang jelas seperti link file update yang tidak ditampilkan secara eye-catching supaya pengguna awam bisa langsung men-downloadnya. Pada halaman web-nya terdapat 2 buah link download file update untuk produk versi 8 dan 9, jadi sebaiknya download saja yang versi 9 dengan nama filenya fsdbupdate9.exe.

Dan kekurangannya lagi adalah ukuran update yang luar biasa besarnya mencapai 128 MB, hal ini dikarenakan developer F-Secure memasukkan semua modul update seperti Antivirus, Spyware, Spam dan Parental Control. Sehingga akhirnya bagi pengguna produk antivirus harus mendownload data yang sedemikian banyaknya tapi tidak dipakai seluruhnya.

http://www.f-secure.com/en_EMEA/security/tools/definition-databases/

Kaspersky AntiVirus 2011

2010-08-10_151943Kaspersky2010-08-10_1527472010-08-10_152754

Offline update untuk Kaspersky hampir mirip dengan AVG dan Avira, menggunakan sistem manual update melalui direktori folder, hanya saja untuk Kaspersky bisa mengkonfigurasi direktori folder tersebut menjadi permanen atau bisa disebut sebagai server kedua untuk update program Kaspersky. Untuk online update Kaspersky memberikan interval setiap jam untuk update terbaru yang siap didownload secara otomatis.

Dan ada sedikit masalah untuk informasi cara melakukan update offline, pada link web dibawah ini terdapat link untuk menuju ke tutorial cara melakukan update dari arsip ZIP yang disediakan. Tapi sayangnya link tersebut tidak menuju langsung ke tutorial yang seharusnya malah ke halaman utama Customer Support Kaspersky.

http://www.kaspersky.com/avupdates/zip

NOD32 AntiVirus 4

2010-08-07_133740NOD32

Sepertinya para pengguna NOD32 harus menelan kekecewaan kali ini, karena setelah saya cari – cari di internet mengenai dokumentasi maupun dari website resminya, ESET tidak menyediakan link download file update yang digunakan untuk melakukan update secara offline seperti pada halnya produk – produk antivirus diatas. Untuk update online tidak ada masalah dengan interval tidak pasti update dilakukan jika pihak developer telah merilis signature terbaru saja.

Sebenarnya ada cara untuk melakukan update tidak langsung tapi tetap dikategorikan “harus online” juga. Caranya adalah menghubungkan sistem PC yang tidak online ke PC yang online lalu mengkonfigurasikan sebuah server lokal tanpa HTTP dan ditambah lagi harus memasukkan username dan password untuk ini. Sangat merepotkan.

http://kb.eset.com/esetkb/index?page=content&id=SOLN308

Norman AntiVirus and AntiSpyware

2010-08-10_1340002010-08-10_134005

Sepertinya Norman akan senasib dengan NOD32, tidak ada fitur untuk melakukan offline update sama sekali bahkan yang saya temukan di internet malah cara yang cukup klasik tapi sungguh repot. Yaitu meng-copy semua file sistem instalasi Norman dari sistem PC yang telah terupdate ke PC yang belum terupdate.

Sepertinya Norman tidak menyediakan fasilitas yang seharusnya penting untuk disituasi tertentu. Norman mendapat gelar “mengecewakan” pada perbandingan ini.

Tidak tersedia link tempat download file update offline.

Norton AntiVirus 2011

2010-09-05_134353Norton

Tidak berubah sejak pertama kali saya menggunakannya dan ditambah lagi halaman web tempat mendownload file update offline juga tidak berubah. Symantec memberikan update interval tercepat diantara semua produk disini yaitu 5 – 15 menit dan update offline dengan interval yang tidak menentu terkadang 3 hari sekali namun frekwentif setiap hari.

Untuk melakukan update offline cukup download file update yang sesuai dengan jenis sistem operasi yang digunakan, apakah 32bit atau 64bit. Download filenya lalu cukup double-klik dan setelahnya tinggal konfirmasikan OK untuk melaksanakan proses update, kurang dari 5 menit selesai.

http://www.symantec.com/business/security_response/definitions/download

Kesimpulan:
Update tanpa koneksi internet sepertinya cukup wajib bagi para konsumen di Indonesia yang tentu saja bukan rahasia umum kalau kualitas koneksi internet yang suka merem melek dan tidak pernah stabil.
Seharusnya para developer memberikan yang termudah dalam hal ini, mungkin dengan langkah yang mudah atau bisa dengan klik mouse yang minim. Jadi setidaknya tinggal download filenya lalu double-klik filenya dan langsung terupdate tanpa basa – basi.
Tampaknya untuk produk AVG, Avira dan Kaspersky tidak bisa memberikan yang termudah dalam hal ini meskipun pada akhirnya kembali ke pribadi masing – masing. AVG dan Avira sama persis namun Kaspersky pengguna harus menentukan direktori tetap tempat file update diletakkan.
Siapa yang terbaik?
Saya memberikan gelar terbaik pada Norton AntiVirus untuk Online Update karena mampu memberikan update terbaru dengan interval tercepat tanpa membebani koneksi internet. Untuk Offline Update sepertinya saya harus banyak memberi gelar kepada Avast, BitDefender, F-Secure dan Norton.
Skor terbaik untuk Avast karena halaman web yang mudah dimengerti dan diikuti oleh BitDefender, Norton dan terakhir F-Secure. F-Secure di posisi paling buncit dalam metode offline karena tampilan halaman web-nya yang tidak eye-catching.

9 thoughts on “Antivirus Battle Ground, When Detection is Not a Priority…!!!

  1. Untuk antivirus sebenarnya kita bergantung pada pihak developernya dalam memberikan update teraktual.. utk virus ramnit saya menggunakan Norton AntiVirus bisa terlindungi…

  2. ratna

    Thanks infonya. Saya bingung mau pakai AV apa. Saya sering dpt virus shortcut pd usb baru. Tdk hilang jg meski sdh d scan AV. Smadav mendeteksi sbg virus ramnit 32 tp tdk bisa menghapus dan muncul lagi, tdk tau jg apa itu, maklum awam soal IT dan AV. Pakai Bitdefender, Avira, Avast jg tdk mempan. Waktu coba pakai Nod32 versi 30 hari baru bisa. Ada recomendasi?

  3. oke… thanks untuk ajakannya… tapi untuk sementara ini saya belum bisa bergabung chat room karena masih ada kesibukan tugas kuliah dan kebetulan kesehatan saya masih terganggu.. mungkin kira-kira pada hari Sabtu jika ada jadwal kosong atau sudah fit bisa mengundang saya di chat room messenger…

    bro ghazali bisa menghubungi saya melalui kontak yang saya sediakan https://tridentcore.wordpress.com/contact-me/

  4. Ghazali

    kang aris,

    kebetulan ogud dan bbrp rekan sering membahas soal antivirus, ogud cek ada bro iyan.dk yg komen di forum chip, dan memang beliau maen di antivirus, tp lebih condong ke unix/linux security,

    di av-comparatives bisa di rekap bbrp test, jadi bisa disimpulkan untuk rate detection dan performance berdasarkan rekap, krn kita tahu bahwa dengan 1 pengujian tdk bisa disimpulkan 1 merk yg bagus, krn harus dilihat bbrp kali pengujian,

    bisa di cek di artikel :
    http://ebsoft.web.id/2011/03/23/bagaimana-cara-dan-metode-memilih-antivirus-terbaik/
    tp rekap hanya rate detection

    bisa di info messengernya, nanti boleh kita buat room di chat dengan bbrp teman termasuk bro iyan.dk akan ogud ajak join,

    wass

  5. Terima kasih kepada bro ghazali atas koreksi-nya, sebelumnya saya minta maaf jika ada kekeliruan atas data statistik kumulatif yang saya ambil dari pihak av-comparative.org, sebagai info saja mungkin pada saat memasukkan data statistik tersebut saya tidak menyadarinya jika daya yang dimasukkan terbalik. Maklum semua proses pembuatan artikel termasuk memasukkan data statistik kumulatif saya sendirian yang melakukannya. Sekali lagi terima kasih atas koreksinya, benar atau tidak dari semua pembaca yang menyimak review ini setahu saya hanya bro ghazali yang sepertinya membaca seluruh artikel ini, karena sebagian besar pembaca langsung loncat ke bagian kesimpulan.

    Untuk masalah pendapat anda untuk ketidaksetujuan karena saya tidak memprioritaskan masalah performa deteksi. Saya telah menjabarkan alasan saya kenapa tidak mengambil performa deteksi malware sebagai poin penting di bagian awal artikel ini. Jika bro ghazali ingin penjelasan yang lebih spesifik bisa menghubungi saya melalui messenger untuk kontak langsung dengan saya, terima kasih.

  6. ghazali

    saya kurang sependapat, yg dilihat dalam memilih antivirus adalah berdasarkan prioritas apalagi kalau bukan rate detection, performa, false alarm, spt yg selalu ditulis oleh av-comparatives,
    rate detection sudah dijelaskan termasuk : windows virus, macro, malware, worm, backdoor/bots, trojan, dan malware lain (threat)

    data sumber av-comparatives yg disalin pada : https://tridentcore.files.wordpress.com/2010/10/cumulativeavreports1.jpg
    apakah sudah valid ? mohon di cek kembali, contoh :
    -feb 2009, point 99.7 avira, avast 98.2 (anda terbalik)

    -agust 2009, point 99.4 avira, avast 98 (anda terbalik lagi)

    -feb 2010, point 99,3 di pegang oleh avira dan bukan avast (lagi2, anda terbalik),

    semoga ini hanya kesalahan tulis, dan bukan manipulasi data

    Ghazali

    rata2 data yg anda salin dari av-comparatives keliatan banyak terbalik

    wass
    Ghazali

  7. terima kasih sekali atas feedback-nya mas jk.. kedepannya akan saya usahakan untuk meng-uji produk2-nya melalui pengguna awam… sehingga akan terlihat lebih relevan… Thanks again…

  8. Johannes Kristianto

    Nice review, amat sangat membantu kita2 dalam memilih AV yg mudah digunakan dan reliable dalam memproteksi system kita….

    Tapi ada satu usulan dari saya…. Berdasarkan pengalaman selama ini, kemudahan penggunaan sebuah product AV adalah untuk mentargetkan pengguna awam, jadi saya usul kalau ada review seperti ini lagi, ada baikknya diambil sebagian pengujinya dari orang yang benar2 awam, orang2 yg hanya tau menggunakan saja, karena menurut saya pendapat orang2 awam inilah yang tentunya akan benar2 mencerminkan kemudahan penggunaan sebuah product AV…….

    Keep up the good work bro…

  9. yuga

    Akhirnya keluar juga review antivirus 2011 setelah sekian lama menunggu.. 😀

    menurut saya BitDefender AntiVirus 2011 terlalu mengambil space kosong yang sangat luar biasa besarnya dan ukuran file instalasi yang menjadi paling bengkak diantara semua peserta (245 MB / 280 MB), saya jadi penasaran sama isi dari BitDefender itu sampai membengkak kayak gajah filenya. Dan proses scan yang menguras waktu cukup lama diatas rata-rata. Apakah pihak BitDefender membuat AV ini terburu” atau memang asal buat?

    Dengan semua kekurangan AV di berbagai sektor, itu bisa dimaklumi karena tidak ada 100% AV sempurna baik dalam hal resouce RAM, space harddisk, maupun timing scan. yang terpenting itu bagaimana kita selalu UPDATE AV kita agar tidak di hinggapi virus..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.