Antivirus Battle Ground, When Detection is Not a Priority…!!!


Informasi produk, fitur yang disediakan dan fitur ekstra.

Produk antivirus tidak hanya menawarkan perlindungan dari infeksi virus dan segala macam jenis malware lainnya. Dapat kita lihat dalam perkembangan dari setiap developer pada produk antivirusnya. Dalam bab ini saya hanya akan membahas fitur – fitur yang tidak umum ditawarkan pada produk antivirus pada umumnya atau fitur yang merupakan fungsi tambahan dari produk antivirus.

Dalam bab ini saya akan membahas fitur – fitur yang disediakan oleh setiap produk dan informasi yang menyertainya, baik dari website resminya maupun dari programnya itu sendiri. Jadi disini saya melakukan penilaian berdasarkan dokumentasi mengenai fitur yang disediakan oleh developernya, dengan tuntutan harus bisa membuat pengguna awam bisa mengerti apa fungsi dari fitur terkait tanpa susah payah.

Beberapa fitur ekstra yang akhir – akhir ini menjadi “fitur wajib” adalah

1. Analisa berbasis reputasi,

Seperti yang telah kita ketahui, perkembangan malware sudah sangat pesat dan para developer tidak akan mungkin bisa mengimbanginya. Maka dibuatlah sebuah solusi yang dimana bisa membantu para developer mengejar perkembangan malware meskipun tidak akan bisa menyamainya.

Dengan memanfaatkan para pelanggannya, para developer akan menarik data – data non-pribadi yang dimana berisikan file-file program yang telah digunakan. Dengan membuat sebuah sistem berupa “reputasi” maka sebuah software baru yang belum populer dapat diketahui apakah berbahaya atau tidak.

Contoh: Avast! Community IQ (Avast), DeepGuard (F-Secure)

2. Mini firewall,

Sebenarnya saya tidak tahu sebutan pastinya namun fungsinya amat sangat mirip dengan komponen dari program keamanan firewall. Fitur ini pada umumnya berfungsi untuk memblokir virus yang masuk melalui jaringan internet.

Dianggap sebagai firewall juga tidak bisa karena konfigurasi yang super minim dan hanya bertaruh pada malware definition serta behavioral sensor.

Contoh: AntiDrive-by (Avira), Online Shield (AVG)

3. Perlindungan untuk protokol layanan web,

Chatting, browsing dan email. 3 kegiatan utama yang paling sering dilakukan oleh pengguna. Resikonya? Tentu saja banyak, bahkan dengan mudah dapat disusupi tanpa sepengetahuan pengguna. Media yang menjadi andalan adalah aplikasi yang digunakan itu sendiri.

Seperti Firefox/Opera untuk browsing, Trillian/Pidgin untuk chatting, Foxmail/ThunderBird untuk mengirim email. Sekarang ini hampir semua produk antivirus telah melengkapi fitur perlindungannya dengan melakukan monitoring setiap protokol yang digunakan oleh aplikasi2 tersebut. Yang penting harus tahu bagaimana cara mengkonfigurasinya, jangan asal pakai.

Contoh: Intrusion Prevention System (Norton), Online Security (Kaspersky)

4. Application Performance Profile

Sebuah metode yang mulai populer dari tahun 2008, dengan mengurangi tugas reguler dari produk antivirus dikala tertentu. Umumnya sekarang produk antivirus akan menghentikan beberapa tugas rutinnya pada saat sebuah aplikasi yang bekerja dalam skala layar penuh (full screen).

Tugas – tugas rutin tersebut diantaranya adalah scan yang terjadwal, update rutin dan fitur proteksi. Dengan demikian resource PC bisa dibebaskan sedikit untuk kebutuhan aplikasi lainnya.

Contoh: Game/Laptop Mode (BitDefender), Gaming Profile (Kaspersky), Silent Mode (Norton)

Avast! Pro AntiVirus

Avast

Mungkin kalau hanya dilihat dari tampilannya pengguna tidak akan tahu apa saja yang ditawarkan oleh Avast (dan juga untuk produk lainnya), makanya jangan asal pakai dan pelajarilah produk yang anda pakai. Avast menawarkan yang tidak biasa yaitu Avast! Virtualization (Avast! Sandbox).

Menurut website resminya, Avast SandBox berguna untuk meng-isolasi proses yang berjalan agar tidak langsung melakukan kontak dengan file sistem aslinya. Jadi dengan fitur tersebut pengguna bisa nyaman pada saat mengunjungi website yang tidak diketahui kebenarannya. Jika tidak sengaja ada sebuah malware masuk maka cukup tutup aplikasi tersebut dan semua yang telah dilakukan tadi akan kembali ke semula pada pemakaian berikutnya. Aplikasi yang berjalan pada mode SandBox akan ditandai dengan garis merah.

Informasi mengenai penjelasan fitur – fitur dari Avast semua ada di website resminya, semua informasi telah disediakan dengan lengkap dan singkat sehingga pengguna bisa mengetahui fitur – fitur apa saja yang telah dimampatkan oleh developernya.

Kebutuhan sistem hardware untuk Avast sepertinya cukup bersahabat, cukup dengan CPU kelas Pentium 3 dan RAM 128 MB sudah cukup, jatah kapasitas HDD sekitar 100 MB dan mendukung semua sistem operasi Windows 32bit/64bit.

http://www.avast.com/pro-antivirus (klik tab “features”)

Plus:
Fitur Avast! Virtualization cukup menarik, asalkan bisa mengerti konfigurasinya,
Informasi fitur di website resminya lengkap dan jelas.,
Kebutuhan hardware sangat minim alias ringan.
Minus:
Tidak disediakan screenshot maupun video demo produk.

 

AVG AntiVirus

AVG

Antivirus yang cukup terkenal di kalangan mahasiswa karena logonya yang sangat gampang diingat. Sepertinya AVG ingin tidak kalah dengan para kompetitornya, berbagai fitur baru dimampatkan ke dalam produknya untuk menjamin keamanan dalam PC. LinkScanner Active Surf-Shield dan LinkScanner Search-Shield serta Superior Phishing Protection. Ketiga fitur tersebut bisa saja dianggap comotan dari produk Internet Security namun cukup membantu disaat sedang browsing internet.

LinkScanner Active Surf-Shield melindungi dari website yang berbahaya, dengan menggunakan basis reputasi dari setiap pengguna. Sementara LinkScanner Search-Shield melindungi pengguna disaat sedang mencari konten internet melalui mesin pencari seperti Bing/MSN, Yahoo! dan Google dengan memberi rating semua link yang tampil dihalaman hasil pencarian.

Namun yang sangat disayangkan, untuk menggunakan LinkScanner pengguna diberi tawaran untuk melakukan instalasi toolbar di web browser dan dimana ternyata re-branding dari perusahaan Yahoo!

Superior Phishing Protection mungkin menjadi fitur unggulan dari AVG karena tidak semua produk AV memberikan fitur ini. Fitur ini membantu pengguna untuk mengetahui apakah website yang dikunjungi bukanlah website tiruan atau tipuan.

Informasi detail produk AVG AntiVirus dapat dilihat pada link dibawah ini, semua features telah dijelaskan secara singkat oleh pihak developernya, pengguna tinggal menyimaknya.

Saya juga menemukan sebuah website khusus untuk penjualan AVG di Indonesia, nomor kontak telephone berpusat di Jakarta tapi sayangnya semua informasi tidak dalam Bahasa Indonesia sehingga tetap saja terkesan jiplak tapi tidak seluruhnya di terjemahkan.

Pada informasi kebutuhan hardware minimum tampaknya AVG lebih berat daripada Avast karena membutuhkan CPU minimum 1,5 GHz, RAM 512 MB dan jatah HDD 350 MB dan direkomendasikan CPU 1,8 GHz dan HDD hampir 500 MB. Mendukung semua OS Windows 32bit dan 64bit

http://www.avg.com/id-en/buy-avg-antivirus

http://www.avgindonesia.com/av.htm

Plus:
Semua fitur dijelaskan secara rinci dan jelas,
Kebutuhan minimum sistem cukup ringani.
Minus:
Fitur LinkScanner re-branded iklan dari pihak ketiga (Yahoo! Inc.),
Website khusus Indonesia tidak semua dalam Bahasa Indonesia.

 

Avira AntiVir Premium

Avira

Yang heboh dari Avira AntiVir Premium? Yang baru saya dengar adalah fitur AHeADTechnology namun fitur ini sebenarnya hanyalah analisa berbasis reputasi seperti yang telah saya jelaskan sebelumnya. Tapi yang membuat saya kagum adalah Avira AntiVir versi 10 telah didesain untuk perangkat netbook. Dengan tampilan yang berukuran kompak dan tidak boros layar, Avira memang cocok digunakan para perangkat netbook yang notabene tidak memiliki resolusi layar yang tinggi.

Tidak berbeda dengan produk lainnya Avira AntiVir Premium dilengkapi dengan fitur – fitur penunjang keamanan yang mumpuni. Sebut saja AntiPhishing untuk identifikasi website palsu, AntiRootkit untuk deteksi virus tersembunyi, AntiDrive-by melindungi dari malware yang menyusup dari internet, MailGuard untuk memeriksa traffik email, WebGuard untuk website yang berbahaya..

Ada satu yang sangat disayangkan disini. Fitur AntiVirProActive yang dimana sebagai perlindungan terhadap malware tak dikenal dengan sistem deteksi berbasis perilaku (behavioral) tidak bisa digunakan di sistem operasi 64bit. Cukup disayangkan karena sekarang sistem operasi 64bit mulai banyak digunakan.

Informasi produk bisa dilihat pada link berikut dibawah ini, semua fitur dari Avira juga diberi deskripsi singkat meskipun tidak terlalu detail namun lebih mumpuni untuk mengetahu fungsi dari fitur yang bersangkutan.

Untuk kebutuhan hardware sepertinya Avira masih seperti dulu, kapasitas RAM 256 MB untuk Windows 2000 dan Windows XP tapi butuh 1 GB untuk Windows Vista dan Windows 7, mungkin dikarenakan OS-nya sendiri sudah cukup makan jatah RAM. Sedangkan untuk kebutuhan ruang HDD sedikitnya 150 MB belum termasuk data temporer dan ruang karantina.

http://www.avira.com/en/products/avira_antivir_premium.html

Plus:
Semua fitur diberi penjelasan singkat namun jelas,
Sistem hardware minimal ringan dan hemat HDD.
Minus:
Fitur AntiVir ProActiv hanya untuk sistem operasi Windows 32bit.,
Tidak ada screenshot maupun video demo produk.

 

BitDefender AntiVirus

BitDefender

Fitur dari BitDefender sepertinya lumayan banyak daripada produk lainnya, sebut saja fitur seperti Privacy Control, Vulnerability, Chat Encryption dan Home Network serta tambahan Silent Mode pada versi 2011. Sebenarnya saya cukup terkesan dengan banyaknya fitur dari BitDefender tapi ternyata fitur – fitur tersebut dapat menyebabkan beberapa problematika fatal pada sistem operasi, seperti program crash dan freeze.

Terlepas dari masalah yang ada, fitur – fitur ekstra yang tidak ada pada produk lainnya seperti Privacy Control yang berfungsi untuk melindungi data login dicuri oleh spyware atau hacker, padahal setahu saya fitur seperti ini hanya ada di produk Internet Security pada umumnya. Berikutnya Vulnerability yang didesain untuk mendeteksi berbagai setting dan konfigurasi pada sistem operasi yang dinilai merugikan seperti Media Autorun dan ditambah lagi fitur ini membantu sistem operasi dalam memeriksa status updatenya apakah sudah terupdate atau belum.

Encryption, satu-satunya fitur yang setahu saya hanya ada di BitDefender. Berfungsi untuk meng-enkripsi obrolan pengguna dengan lawan bicara melalui jalur chatting, tapi sayang sekali hanya mendukung 2 produk Yahoo! Messenger dan Windows Live Messenger padahal program alternatif instant messenger seperti Pidgin, Miranda atau Trillian yang dimana lebih aman justru jauh lebih aman dari sisi programnya.

Game Mode/Laptop Mode dan Silent Mode, sebenarnya ketiga fitur ini mempunyai opsi setting yang sama persis meskipun hanya berbeda dalam situasi penggunaannya. Tapi pada saat aktif pun ketiganya tidak ada yang berbeda karena sama – sama melakukan penundaan terhadap tugas rutin seperti antivirus scan.

Home Network, saya cukup tertarik dengan fungsi ini dan sekali lagi hanya ada di BitDefender. Fitur ini mampu memonitoring status perlindungan pada PC lain yang juga ter-install BitDefender, biasanya ditujukan untuk pengguna rumahan dengan jumlah PC lebih dari satu. Selain itu bisa memerintahkan PC lain untuk melakukan scan dan update secara remote.

Untuk kebutuhan hardware sepertinya BitDefender juga mendapat rapor merah disini, pihak developer langsung mematok jatah HDD minimal sebesar 1 GB meskipun untuk CPU dan RAM cukup bersahabat. Tapi untuk rekomendasi BitDefender butuh CPU kelas Intel Core Duo.

http://www.bitdefender.com/world/solutions/antivirus.html

Plus:
Fitur Home Network cukup praktis untuk pengguna rumahan dengan PC >1.
Tersedia screenshot dan video demo dari produk.
Minus:
Tidak ada penjelasan dari setiap fitur yang ditawarkan pada produknya,
Halaman website informasi produk terkesan seperti brosur online,
Datasheet hanyalah sebuah brosur offline,
Game Mode/Laptop Mode/Silent Mode perlu diperluas fungsinya,
Fitur Scans web (HTTP) traffic menyebabkan loading halaman web super lambat,
Jatah HDD dipatok cukup besar.

F-Secure AntiVirus

F-Secure

Tidak banyak yang dijelaskan oleh F-Secure pada halaman web produknya, hanya beberapa penjelasan singkat dari fitur – fitur unggulan seperti DeepGuard dan daftar penjelasan fitur lainnya. Brosur produk dalam bentuk PDF tidak lebih dari brosur biasa untuk promosi.

Fitur DeepGuard adalah sebuah metode perlindungan berbasis cloud computing atau kalau dalam istilah umumnya berbasis reputasi sehingga metode ini dapat melindungi pengguna dari malware tidak diketahui atau malware yang baru beredar.

Untuk kebutuhan hardware speertinya F-Secure tidak muluk – muluk karena mengikuti standar kebutuhan sistem operasi yang digunakan. RAM rekomendasi 1 GB dan jatah HDD 600 MB hanya pada saat instalasi tapi tidak ada informasi jatah HDD saat terinstall.

http://www.f-secure.com/en_EMEA/products/home-office/antivirus/

Plus:
Tidak ada.
Minus:
Halaman website informasi produk layaknya brosur online,
penjelasan fitur produk minim.

Kaspersky AntiVirus

Kaspersky

Sama dengan F-Secure, hanya saja Kaspersky membagi penjelasan fitur – fiturnya dalam bentuk tab per kategori. Tapi semua itu tidak lebih dari desain unik sebuah browsur online. Padahal tab bisa diganti dengan informasi fitur meskipun dengan penjelasan sedikit langsung dalam satu halaman web minus tab.

Tidak ada fitur baru yang menghebohkan ditawarkan oleh Kaspersky di versi 2011 ini meskipun sebuah desktop gadget dengan fungsi sebagai status keamanan dan shortcut untuk masuk ke konfigurasi program.

Kebutuhan hardware untuk Kaspersky cukup standar, CPU rekomendasi 1 GHz dan RAM 1 GB namun untuk sistem 64bit rekomendasi RAM 2 GB, jatah HDD hampir 500 MB.

http://www.kaspersky.com/kaspersky_anti-virus

Plus:
Tidak ada.
Minus:
Sistem tab pada penjelasan fitur produk terkesan percuma,
Informasi fitur produk tidak jelas layaknya iklan brosur.

NOD32 AntiVirus 4

NOD32

Meskipun tampak seperti brosur online tapi pihak ESET tetap menyediakan penjelasan yang informatif dari fitur – fitur NOD32 seperti Smarter Scanner, Clean and Safe Email, Removable Media Security, System Tools dan Self Defense. Pengguna tinggal membaca semua informasi yang disediakan.

Karena saya sudah pernah melakukan review terhadap NOD32 AntiVirus 4 ini maka tidak heran kalau tidak ada fitur baru yang dibenamkan oleh developernya. NOD32 saya anggap bisa memberi apa-adanya tanpa harus memberi istilah – istilah dalam fiturnya yang justru bisa membuat bingung pengguna, easy to use.

Tidak ada informasi terhadap kebutuhan minimal CPU namun pihak ESET menjamin NOD32 hanya perlu RAM 44 MB dan jatah HDD 35 MB.

http://www.eset.com/home/nod32-antivirus

Plus:
Penjelasan fitur cukup jelas dan terarah,
Tampilan informasi produk simpel dan mudah dimengerti,
Kebutuhan minimal sistem cukup rendah (klain dari developer).
Minus:
Tidak ada.

Norman AntiVirus and AntiSpyware

Norman

Pada bagian awalnya Norman mirip sekali dengan F-Secure namun ternyata tidak, seterusnya hingga ke bagian bawah halaman web produknya Norman menyediakan link download User Guide dan beberapa informasi dari fitur unggulannya, lalu ditambah lagi adanya penjelasan cara kerja dari fitur – fitur yang disediakan. Dan terakhir penjelasan detail mengenai fitur Norman SandBox, Norman DNA Matching dan Norman Exploit Detection.

Norman Protective screensaver dan Norman SandBox adalah 2 fitur yang tidak ada di produk lainnya. Protective screensaver tidak lebih dari tampilan screensaver yang membenamkan perintah scan dibelakang layarnya sehingga pengguna bisa memanfaatkan konfigurasi screensaver bawaan Windows untuk mengkonfigurasi waktu timeout aktif screensaver.

Norman SandBox, dulu saya pernah melihat video demonya. SandBox didesain untuk menipu program – program tidak diketahui atau malware yang menyamar menjadi sebuah file biasa dengan membuat sebuah lingkungan virtual yang dimana tidak akan bisa merusak sistem aslinya. Jika program tersebut beraksi yang dimana menurut SandBox adalah mencurigakan maka program tersebut akan diberi label “malware”

Norman membutuhkan komponen Internet Explorer 7 dan RAM 2 GB agar bisa bekerja dengan sempurna dan jatah HDD sebesar 500 MB.

http://store.norman.com/store/norman/en_US/DisplayProductDetailsPage

Plus:
Adanya informasi dari fungsi dan fitur produk,
Tersedia screenshot tampilan produk dan video demo,
Tersedia link download User Guide dan datasheet info fitur,
Fitur Norman SandBox dan Protective screensaver yang unik.
Minus:
Butuh RAM kapasitas besar.

Norton AntiVirus

Norton

Halaman web informasi produk Norton  sama persis dengan NOD32 hanya saja disini pihak Symantec menambahkan link langsung ke Norton Community, lalu semua penjelasan fitur sangat jelas dan cukup detail.

Banyak fitur unggulan terbaru yang ditawarkan oleh Norton di halaman web informasi produknya seperti Bot Protection, Norton Pulse Update, Norton Reputation Service, Norton SONAR 3 Behavioral Protection dan Network mapping and monitoring.

Fitur terbaru pada versi 2011 adalah SONAR 3, Network mapping and monitoring dan Norton Reputation Service. SONAR merupakan singkatan dari Symantec Online Network and Advanced Response yang fungsinya untuk menangkal malware yang tidak diketahui/baru beredar, Network mappping and monitoring telah dijelaskan sebelumnya (Network Security Map) dan Norton Reputation Service merupakan kumpulan dari fitur Norton AntiVirus yang memanfaatkan jaringan pengguna dengan layanan berbasis reputasi, contoh fiturnya adalah Download Intelligence.

http://www.symantec.com/norton/antivirus

Plus:
Penjelasan setiap fitur produk hampir lengkap,
Tersedia screenshot dan video demo produk,
Link website review produk dari pihak ketiga,
Link website langsung ke forum Norton Community.
Minus:
Tidak semua fitur diberi informasi fungsinya.
Kesimpulan:
Ternyata ada beberapa produk yang tidak bisa memberikan cukup banyak penjelasan dan ilustrasi dari produknya sehingga terkesan pengguna harus mencobanya langsung. Padahal informasi yang detail lalu ditambah screenshot yang banyak dan jika perlu sebuah video demo (meskipun agak berat untuk Indonesia yang internetnya merem melek) yang dimana pengguna bisa membayangkan fungsi dari fitur – fitur yang disediakan apakah sesuai dengan keperluan dan kebutuhannya.
3 developer saya tunjuk sebagai yang terbaik dan terburuk dalam memberikan informasi produknya, 3 terbaik adalah Avast, AVG dan Norton dan 3 terburuk adalah F-Secure, BitDefender dan Kaspersky.
Yang terbaik menurut saya?
Saya mengambil keputusan untuk menunjuk Symantec sebagai developer yang terbaik dalam memberikan informasi dari produknya. Sebagian besar komponen utama diberi deskripsi yang jelas lalu ditambah lagi screenshot dan video demo produk plus link ke Norton Community jika ingin bertanya ke komunitas.
Terbaik kedua adalah Avast yang juga detail dalam memberi penjelasan fitur – fiturnya dan rinci tapi sayangnya tidak tersedia screenshot atau video demo produk.

9 thoughts on “Antivirus Battle Ground, When Detection is Not a Priority…!!!

  1. Untuk antivirus sebenarnya kita bergantung pada pihak developernya dalam memberikan update teraktual.. utk virus ramnit saya menggunakan Norton AntiVirus bisa terlindungi…

  2. ratna

    Thanks infonya. Saya bingung mau pakai AV apa. Saya sering dpt virus shortcut pd usb baru. Tdk hilang jg meski sdh d scan AV. Smadav mendeteksi sbg virus ramnit 32 tp tdk bisa menghapus dan muncul lagi, tdk tau jg apa itu, maklum awam soal IT dan AV. Pakai Bitdefender, Avira, Avast jg tdk mempan. Waktu coba pakai Nod32 versi 30 hari baru bisa. Ada recomendasi?

  3. oke… thanks untuk ajakannya… tapi untuk sementara ini saya belum bisa bergabung chat room karena masih ada kesibukan tugas kuliah dan kebetulan kesehatan saya masih terganggu.. mungkin kira-kira pada hari Sabtu jika ada jadwal kosong atau sudah fit bisa mengundang saya di chat room messenger…

    bro ghazali bisa menghubungi saya melalui kontak yang saya sediakan https://tridentcore.wordpress.com/contact-me/

  4. Ghazali

    kang aris,

    kebetulan ogud dan bbrp rekan sering membahas soal antivirus, ogud cek ada bro iyan.dk yg komen di forum chip, dan memang beliau maen di antivirus, tp lebih condong ke unix/linux security,

    di av-comparatives bisa di rekap bbrp test, jadi bisa disimpulkan untuk rate detection dan performance berdasarkan rekap, krn kita tahu bahwa dengan 1 pengujian tdk bisa disimpulkan 1 merk yg bagus, krn harus dilihat bbrp kali pengujian,

    bisa di cek di artikel :
    http://ebsoft.web.id/2011/03/23/bagaimana-cara-dan-metode-memilih-antivirus-terbaik/
    tp rekap hanya rate detection

    bisa di info messengernya, nanti boleh kita buat room di chat dengan bbrp teman termasuk bro iyan.dk akan ogud ajak join,

    wass

  5. Terima kasih kepada bro ghazali atas koreksi-nya, sebelumnya saya minta maaf jika ada kekeliruan atas data statistik kumulatif yang saya ambil dari pihak av-comparative.org, sebagai info saja mungkin pada saat memasukkan data statistik tersebut saya tidak menyadarinya jika daya yang dimasukkan terbalik. Maklum semua proses pembuatan artikel termasuk memasukkan data statistik kumulatif saya sendirian yang melakukannya. Sekali lagi terima kasih atas koreksinya, benar atau tidak dari semua pembaca yang menyimak review ini setahu saya hanya bro ghazali yang sepertinya membaca seluruh artikel ini, karena sebagian besar pembaca langsung loncat ke bagian kesimpulan.

    Untuk masalah pendapat anda untuk ketidaksetujuan karena saya tidak memprioritaskan masalah performa deteksi. Saya telah menjabarkan alasan saya kenapa tidak mengambil performa deteksi malware sebagai poin penting di bagian awal artikel ini. Jika bro ghazali ingin penjelasan yang lebih spesifik bisa menghubungi saya melalui messenger untuk kontak langsung dengan saya, terima kasih.

  6. ghazali

    saya kurang sependapat, yg dilihat dalam memilih antivirus adalah berdasarkan prioritas apalagi kalau bukan rate detection, performa, false alarm, spt yg selalu ditulis oleh av-comparatives,
    rate detection sudah dijelaskan termasuk : windows virus, macro, malware, worm, backdoor/bots, trojan, dan malware lain (threat)

    data sumber av-comparatives yg disalin pada : https://tridentcore.files.wordpress.com/2010/10/cumulativeavreports1.jpg
    apakah sudah valid ? mohon di cek kembali, contoh :
    -feb 2009, point 99.7 avira, avast 98.2 (anda terbalik)

    -agust 2009, point 99.4 avira, avast 98 (anda terbalik lagi)

    -feb 2010, point 99,3 di pegang oleh avira dan bukan avast (lagi2, anda terbalik),

    semoga ini hanya kesalahan tulis, dan bukan manipulasi data

    Ghazali

    rata2 data yg anda salin dari av-comparatives keliatan banyak terbalik

    wass
    Ghazali

  7. terima kasih sekali atas feedback-nya mas jk.. kedepannya akan saya usahakan untuk meng-uji produk2-nya melalui pengguna awam… sehingga akan terlihat lebih relevan… Thanks again…

  8. Johannes Kristianto

    Nice review, amat sangat membantu kita2 dalam memilih AV yg mudah digunakan dan reliable dalam memproteksi system kita….

    Tapi ada satu usulan dari saya…. Berdasarkan pengalaman selama ini, kemudahan penggunaan sebuah product AV adalah untuk mentargetkan pengguna awam, jadi saya usul kalau ada review seperti ini lagi, ada baikknya diambil sebagian pengujinya dari orang yang benar2 awam, orang2 yg hanya tau menggunakan saja, karena menurut saya pendapat orang2 awam inilah yang tentunya akan benar2 mencerminkan kemudahan penggunaan sebuah product AV…….

    Keep up the good work bro…

  9. yuga

    Akhirnya keluar juga review antivirus 2011 setelah sekian lama menunggu.. 😀

    menurut saya BitDefender AntiVirus 2011 terlalu mengambil space kosong yang sangat luar biasa besarnya dan ukuran file instalasi yang menjadi paling bengkak diantara semua peserta (245 MB / 280 MB), saya jadi penasaran sama isi dari BitDefender itu sampai membengkak kayak gajah filenya. Dan proses scan yang menguras waktu cukup lama diatas rata-rata. Apakah pihak BitDefender membuat AV ini terburu” atau memang asal buat?

    Dengan semua kekurangan AV di berbagai sektor, itu bisa dimaklumi karena tidak ada 100% AV sempurna baik dalam hal resouce RAM, space harddisk, maupun timing scan. yang terpenting itu bagaimana kita selalu UPDATE AV kita agar tidak di hinggapi virus..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s