Antivirus Battle Ground, When Detection is Not a Priority…!!!


Beban sistem saat penggunaan keseharian dan statistik.

Mari kita lanjutkan ke perbandingan berikutnya yaitu mengukur beban sistem saat startup Windows, melakukan proses scan (dalam review kali ini Full Scan) dan pada saat standby serta pada penggunaan keseharian. Disini saya juga menggabungkan dengan hasil lab dari AV-Comparative.org.

Dimulai dengan durasi startup, timing untuk mengukur durasi saya hitung setelah menekan ENTER disaat memilih sistem operasi pada GRUB Linux Mint dan timer akan berhenti pada saat semua desktop gadget serta program yang berada di area tray muncul semua dan tidak ada proses yang berjalan alias idle.

Produk Durasi
tanpa antivirus 58 detik
Avast AntiVirus Pro 81 detik
AVG AntiVirus 87 detik
Avira AntiVir Premium 93 detik
BitDefender AntiVirus 2011 112 detik
F-Secure AntiVirus 2010 74 detik
Kaspersky AntiVirus 2011 102 detik
NOD32 AntiVirus 4 92 detik
Norman AntiVirus and AntiSpyware 99 detik
Norton AntiVirus 2011 88 detik
Sistem direstart sebanyak 5 kali dan hasilnya dirata-rata.
BitDefender AntiVirus 2011 tidak lebih baik dari versi sebelumnya (2010), pada saat saya mereview versi 2010 durasi startup rata-rata berkisar 95 detik dan pada versi terbaru yaitu 2011 naik hingga 112 detik dengan puncak 115 detik. Dan untuk Norton AntiVirus 2011 tidak berbeda jauh dari versi 2010, versi 2010 mencatat waktu 86 detik rata – rata lalu untuk 2011 hanya berbeda 2 detik yaitu 88 detik dengan puncak 90 detik.

Bagaimana dengan resource sistem yang digunakan oleh masing-masing produk? Dalam kasus ini saya akan menampilkan screenshot dari Windows Task Manager dan melakukan penilaian terhadap jumlah proses yang digunakan oleh setiap produk untuk melindungi PC.

2010-08-05_1626412010-08-05_191038BitDefender 2010-08-07_1407592010-08-10_091948

2010-08-10_1009272010-08-10_1349172010-08-10_221905Norton

Tampaknya dari semua peserta, AVG AntiVirus, Avira AntiVir Premium, F-Secure AntIVirus 2010 dan Norman AV-AS yang jumlah prosesnya paling ramai lebih dari 5 proses bahkan ada yang sampai 12 proses (Norman). Saya sendiri tidak mengetahui alasan pasti dari developer AVG, Avira, F-Secure dan Norman dengan jumlah proses yang banyak tersebut namun setelah melihat nama dan deskripsi dari masing – masing proses, mungkin para developer ingin memisahkan setiap modul komponen per proses sehingga menjamin program berjalan lebih stabil tapi konsekwensinya akan membuat responsivitas sistem operasi berkurang.

Dibawah ini adalah laporan Performance Test dari AV-Comparative.org terhadap produk antivirus, laporan ini menampilkan skor “impact” produk antivirus terhadap kinerja sistem operasi dan kegiatan keseharian.

Summary Performance Report (AV-comparative)

Sumber: AV-Comparative.org Performance Test Report

Dari table diatas terlihat bahwa sebagian besar produk menghambat sistem disaat melakukan kegiatan download file sedangkan BitDefender pada saat melakukan instalasi/uninstall program.

Informasi tambahan, pada saat saya menggunakan BitDefender dalam kegiatan standar seperti web browsing, mengetik, nonton film dan lain-lain. Saya mendapatkan bahwa BitDefender menyebabkan sistem mengalami freeze singkat setiap saya melakukan minimize/maximize jendela program. Freeze singkat berkisar 0,5 detik dan terjadi secara konstan terus menerus. Untuk produk lainnya saya tidak menemui masalah seperti itu, semua kegiatan lancar dan tidak ada freeze singkat seperti pada BitDefender.

Kasus freeze singkat diatas sebenarnya telah saya analisa apakah benar dari BitDefender-nya atau sistem operasi Windows 7 pada platform saya. Saya telah melakukan recovery sistem operasi Windows 7 ke semula saat belum dilakukan instalasi BitDefender hingga proses instalasi BitDefender selesai dan pengujian ulang. Namun freeze singkat tetap terjadi dan dengan frekwensi yang sama. Sudah saya uji di sistem operasi Windows Vista pada laptop ACER Timeline 4810T, hasilnya sama saja.

Ping time by BDAV

Selain kasus freeze singkat, BitDefender ternyata cukup membuat sistem menjadi fatal. Diantaranya ping menjadi super lambat (dari 100ms menjadi diatas 1000ms) dikarenakan fitur Web Shield (Scan web HTTP traffic) dan lebih lagi  membuat OS Windows saya menjadi freezing saat membuka program (program apa pun) dan lebih parah lagi beberapa aplikasi yang saya gunakan malah menjadi crash saat digunakan. Rapor fatal untuk BitDefender AntiVirus 2011.

Dan ternyata pengalaman saya diatas juga dialami oleh para member dari Wilder Security Forums dan salah satu weblog (the-mift.tk) dan secara tidak sengaja saya menemukan weblog yang menganggap produk BitDefender sangat tidak direkomendasikan bitdefender-sucks.blogspot.com.

Mungkin yang perlu saya katakan disini, dari semua masalah yang ada saat menggunakan BitDefender tidak ada satupun yang terjadi saat menggunakan produk antivirusnya lainnya. Semua kegiatan keseharian saya dalam pengujian setiap produk selain BitDefender lancar jaya tidak ada masalah sama sekali. Instalasi program, membuka/menutup program, maximize/minimize program, uji test download file dari server lokal, web browsing website lokal/internasional dan membuka koleksi file foto dalam format JPEG (menggunakan program FastStone Image Viewer), koleksi lagi dalam format MP3 (dengan program Foobar2000 dan AIMP2), koleksi file film dalam berbagai format (dengan program Media Player Classic dan VLC Media Player portabel), lalu dokumen – dokumen kantoran DOC/DOCX/XLS/XLSX/PPT/PPTX dengan menggunakan program Kingsoft Office 2010 dan file – file arsip seperti 7ZIP, RAR, ZIP, ISO, IMG.

Berikutnya beban sistem saat melakukan scan, disini saya menguji dengan melakukan 2 kali scan di 2 direktori yang berbeda. Scan pertama adalah FULL SCAN dan yang kedua USB Flash Drive Scan. Untuk FULL SCAN saya menggunakan platform 3 buah partisi dengan total kapasitas 320 GB, partisi pertama sebesar 65 GB, kedua 145 GB dan ketiga 110 GB.

Partisi pertama berisikan data sistem operasi Windows 7 dengan full update dan beberapa aplikasi terinstall seperti Kingsoft Office 2010, Daemon Tools Lite, Ashampoo Burning Studio 2010 Advanced dan Partition Wizard. Kapasitas terpakai total 13 GB termasuk full update.

Partisi kedua terisi oleh data puluhan GB aplikasi game seperti TrackMania Nations Forever, Left 4 Dead 2 (dengan tambahan 20 map), BurnOut Paradise, Just Cause 2, Battlefield Bad Company 2 dan beberapa game dengan ukuran besar lainnya. Total kapasitas yang terpakai adalah 80 GB.

Partisi ketiga berisikan variasi data dari puluhan video format FLV, ratusan foto, puluah musik dan data aplikasi LiberKey sebesar 3 GB yang dimana isinya adalah ratusan aplikasi portabel dengan jumlah file mencapai puluhan ribu (ukuran file rata – rata dibawah 100 KB). Kapasitas terpakai 50 GB.

Lalu untuk USB Flash Drive Scan menggunakan produk Flash Drive dengan kapasitas 4 GB dari Verico T series. Dengan isi flash drive adalah data aplikasi LiberKey sama dengan yang berada di partisi ketiga. Total terpakai sebesar 3 GB.

Produk Beban RAM (FULL SCAN) Beban RAM (USB SCAN)
Avast AntiVirus Pro 5 86 MB 78 MB
AVG AntiVirus 9 69 Mb 90 MB
Avira AntiVir Premium 10 111 Mb 121 MB
BitDefender AntiVirus 2011 140 MB 91 MB
F-Secure AntiVirus 2010 240 MB 108 MB
Kaspersky AntiVirus 2011 337 MB 129 MB
NOD32 AntiVirus 4 56 MB 61 MB
Norman AV and AS 122 MB 101 MB
Norton AntiVirus 2011 180 MB 107 MB
Beban RAM diatas adalah nilai tertinggi yang tercatat pada saat proses scan.

Durasi scan pertama kali dari masing – masing produk,

Produk Durasi Scan (Quick Scan) Durasi Scan (Full Scan)
Avast AntiVirus Pro 5 1 menit 54 detik 25 menit 20 detik
AVG AntiVirus 9 10 menit 10 detik 25 menit 5 detik
Avira AntiVir Premium 10 2 menit 5 detik 28 menit 15 detik
BitDefender AntiVirus 2011 3 menit 13 detik 51 menit 9 detik
F-Secure AntiVirus 2010 4 menit 14 detik 20 menit 12 detik
Kaspersky AntiVirus 2011 7 menit 19 detik 33 menit 23 detik
NOD32 AntiVirus 4 4 menit 12 detik 1 jam 12 menit
Norman AV and AS 3 menit 50 detik 1 jam 56 menit
Norton AntiVirus 2011 2 menit 18 detik 22 menit 10 detik
Durasi scan yang kedua dari masing – masing produk,
Produk Durasi Scan (Quick Scan) Durasi Scan (Full Scan)
Avast AntiVirus Pro 5 1 menit 40 detik 20 menit 47 detik
AVG AntiVirus 9 9 menit 5 detik 28 menit 15 detik
Avira AntiVir Premium 10 2 menit 50 detik 26 menit 12 detik
BitDefender AntiVirus 2011 5 menit 10 detik 45 menit 25 detik
F-Secure AntiVirus 2010 2 menit 46 detik 14 menit 19 detik
Kaspersky AntiVirus 2011 8 menit 3 detik 21 menit 35 detik
NOD32 AntiVirus 4 5 menit 18 detik 1 jam 15 menit
Norman AV and AS 2 menit 37 detik 1 jam 22 menit
Norton AntiVirus 2011 1 menit 29 detik 11 menit 4 detik

Sebagai pembanding, saya sertakan laporan hasil test dari AV-Comparative.org secara kumulatif, berikut laporannya:

Scan speeds (AV-comparative.org)

Saya bandingkan langsung hasil dari AV-Comparative.org diatas dengan hasil tes dari raymond.cc, ternyata Norman memang menjadi yang paling lama durasinya atau lambat kecepatan scan-nya.

Full scan time raymond.cc

klik disini untuk melihat ukuran aslinya

Sesuai dengan potongan dari laporan review perbandingan oleh Raymond.cc, Norman menduduki posisi nomor 2 dari bawah. Sementara Avast AntiVirus Pro terlihat berada atasnya Norman namun dengan gap skor lebih jauh.

Penilaian Produk Skor Nilai Komentar
Avast AntVirus puas stabil dalam bekerja dan sangat hemat RAM
AVG AntiVirus cukup cepat tapi jumlah proses terlampau banyak
Avira AntiVir cukup jumlah proses terlampau banyak
BitDefender AntiVirus kurang durasi scan lama, fatal error dan crash
F-Secure AntiVirus cukup kecepatan scan mantap tapi makan RAM
Kaspersky AntiVirus kurang booting paling lambat dan boros RAM
ESET NOD32 AV cukup hemat RAM tapi durasi scan cukup lama
Norman AV and AS kurang boros RAM dan durasi scan paling lama
Norton AntiVirus cukup durasi scan cepat tapi lumayan makan RAM

Penilaian diprioritaskan berdasarkan beban RAM dan durasi scan dari masing – masing produk, durasi booting sebagai tambahan ekstra.

Kesimpulan:
Dalam menarik kesimpulan untuk Beban sistem dan Durasi scan ini, saya akan memprioritaskan dari konsumsi RAM dan dipertimbangkan juga dengan durasi yang dibutuhkan. Sebenarnya untuk spesifikasi zaman sekarang mungkin untuk konsumsi RAM tidak dipermasalahkan namun tidak untuk sistem PC kelas rendah dengan CPU Intel Atom. Kalau dengan platform saya (Intel Core i3 + RAM 4 GB) saja sudah sedemikian besar mungkin kalau dipakai di sistem low-end bisa mengalami freeze alias hang.
Nah… kalau begitu siapa kah yang terbaik? Kalau untuk PC kelas rendah saya menganggap Avast AntiVirus Pro adalah yang terbaik. Dan produk lainnya bisa digunakan di sistem PC kelas medium atau premium.
Untuk bab ini 3 produk saya anggap mendapat skor kurang karena nilai dan performa dibawah rata-rata. BitDefender, Kaspersky dan Norman mendapat “gelar” dari saya yaitu “kurang memuaskan”. Sebenarnya Kaspersky bisa mendapat nilai “cukup” kalau dari uji beban RAM bisa sejajar dengan yang lain. BitDefender sekali lagi mendapat rapor merah disini karena menyebabkan banyak masalah dalam penggunaannya, seperti kasus freeze,  BitDefender tidak direkomendasikan hingga tersedia update untuk memperbaiki semua masalah tersebut.

9 thoughts on “Antivirus Battle Ground, When Detection is Not a Priority…!!!

  1. Untuk antivirus sebenarnya kita bergantung pada pihak developernya dalam memberikan update teraktual.. utk virus ramnit saya menggunakan Norton AntiVirus bisa terlindungi…

  2. ratna

    Thanks infonya. Saya bingung mau pakai AV apa. Saya sering dpt virus shortcut pd usb baru. Tdk hilang jg meski sdh d scan AV. Smadav mendeteksi sbg virus ramnit 32 tp tdk bisa menghapus dan muncul lagi, tdk tau jg apa itu, maklum awam soal IT dan AV. Pakai Bitdefender, Avira, Avast jg tdk mempan. Waktu coba pakai Nod32 versi 30 hari baru bisa. Ada recomendasi?

  3. oke… thanks untuk ajakannya… tapi untuk sementara ini saya belum bisa bergabung chat room karena masih ada kesibukan tugas kuliah dan kebetulan kesehatan saya masih terganggu.. mungkin kira-kira pada hari Sabtu jika ada jadwal kosong atau sudah fit bisa mengundang saya di chat room messenger…

    bro ghazali bisa menghubungi saya melalui kontak yang saya sediakan https://tridentcore.wordpress.com/contact-me/

  4. Ghazali

    kang aris,

    kebetulan ogud dan bbrp rekan sering membahas soal antivirus, ogud cek ada bro iyan.dk yg komen di forum chip, dan memang beliau maen di antivirus, tp lebih condong ke unix/linux security,

    di av-comparatives bisa di rekap bbrp test, jadi bisa disimpulkan untuk rate detection dan performance berdasarkan rekap, krn kita tahu bahwa dengan 1 pengujian tdk bisa disimpulkan 1 merk yg bagus, krn harus dilihat bbrp kali pengujian,

    bisa di cek di artikel :
    http://ebsoft.web.id/2011/03/23/bagaimana-cara-dan-metode-memilih-antivirus-terbaik/
    tp rekap hanya rate detection

    bisa di info messengernya, nanti boleh kita buat room di chat dengan bbrp teman termasuk bro iyan.dk akan ogud ajak join,

    wass

  5. Terima kasih kepada bro ghazali atas koreksi-nya, sebelumnya saya minta maaf jika ada kekeliruan atas data statistik kumulatif yang saya ambil dari pihak av-comparative.org, sebagai info saja mungkin pada saat memasukkan data statistik tersebut saya tidak menyadarinya jika daya yang dimasukkan terbalik. Maklum semua proses pembuatan artikel termasuk memasukkan data statistik kumulatif saya sendirian yang melakukannya. Sekali lagi terima kasih atas koreksinya, benar atau tidak dari semua pembaca yang menyimak review ini setahu saya hanya bro ghazali yang sepertinya membaca seluruh artikel ini, karena sebagian besar pembaca langsung loncat ke bagian kesimpulan.

    Untuk masalah pendapat anda untuk ketidaksetujuan karena saya tidak memprioritaskan masalah performa deteksi. Saya telah menjabarkan alasan saya kenapa tidak mengambil performa deteksi malware sebagai poin penting di bagian awal artikel ini. Jika bro ghazali ingin penjelasan yang lebih spesifik bisa menghubungi saya melalui messenger untuk kontak langsung dengan saya, terima kasih.

  6. ghazali

    saya kurang sependapat, yg dilihat dalam memilih antivirus adalah berdasarkan prioritas apalagi kalau bukan rate detection, performa, false alarm, spt yg selalu ditulis oleh av-comparatives,
    rate detection sudah dijelaskan termasuk : windows virus, macro, malware, worm, backdoor/bots, trojan, dan malware lain (threat)

    data sumber av-comparatives yg disalin pada : https://tridentcore.files.wordpress.com/2010/10/cumulativeavreports1.jpg
    apakah sudah valid ? mohon di cek kembali, contoh :
    -feb 2009, point 99.7 avira, avast 98.2 (anda terbalik)

    -agust 2009, point 99.4 avira, avast 98 (anda terbalik lagi)

    -feb 2010, point 99,3 di pegang oleh avira dan bukan avast (lagi2, anda terbalik),

    semoga ini hanya kesalahan tulis, dan bukan manipulasi data

    Ghazali

    rata2 data yg anda salin dari av-comparatives keliatan banyak terbalik

    wass
    Ghazali

  7. terima kasih sekali atas feedback-nya mas jk.. kedepannya akan saya usahakan untuk meng-uji produk2-nya melalui pengguna awam… sehingga akan terlihat lebih relevan… Thanks again…

  8. Johannes Kristianto

    Nice review, amat sangat membantu kita2 dalam memilih AV yg mudah digunakan dan reliable dalam memproteksi system kita….

    Tapi ada satu usulan dari saya…. Berdasarkan pengalaman selama ini, kemudahan penggunaan sebuah product AV adalah untuk mentargetkan pengguna awam, jadi saya usul kalau ada review seperti ini lagi, ada baikknya diambil sebagian pengujinya dari orang yang benar2 awam, orang2 yg hanya tau menggunakan saja, karena menurut saya pendapat orang2 awam inilah yang tentunya akan benar2 mencerminkan kemudahan penggunaan sebuah product AV…….

    Keep up the good work bro…

  9. yuga

    Akhirnya keluar juga review antivirus 2011 setelah sekian lama menunggu.. 😀

    menurut saya BitDefender AntiVirus 2011 terlalu mengambil space kosong yang sangat luar biasa besarnya dan ukuran file instalasi yang menjadi paling bengkak diantara semua peserta (245 MB / 280 MB), saya jadi penasaran sama isi dari BitDefender itu sampai membengkak kayak gajah filenya. Dan proses scan yang menguras waktu cukup lama diatas rata-rata. Apakah pihak BitDefender membuat AV ini terburu” atau memang asal buat?

    Dengan semua kekurangan AV di berbagai sektor, itu bisa dimaklumi karena tidak ada 100% AV sempurna baik dalam hal resouce RAM, space harddisk, maupun timing scan. yang terpenting itu bagaimana kita selalu UPDATE AV kita agar tidak di hinggapi virus..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.