Antivirus Battle Ground, When Detection is Not a Priority…!!!


Keputusan final review AntiVirus Battle Ground

Akhirnya sampai juga pada keputusan final dari review perbandingan AntiVirus Battle Ground ini. Oke saya akan mengambil 2 buah produk terburuk dan 2 buah produk terbaik dari sisi penilaian berdasarkan semua yang telah saya review diatas.

Not Recommended badge-2

BitDefender logoNorman logo

Dengan ini saya menyatakan BitDefender AntiVirus 2011 dan Norman AntiVirus and AntiSpyware mendapat gelar “Tidak Direkomendasikan”, berikut alasan utama dan kesalahan fatal yang dilakukan oleh developer yang menurut saya tidak cocok menjadi produk yang direkomendasikan untuk pengguna awam.

Untuk BitDefender AntiVirus 2011

Dari awal BitDefender sudah membuat kecewa saya dengan ukuran file instalasi yang ukurannya cukup luar biasa besar dan jauh dari rata – rata yaitu 245 MB, padahal terbesar kedua AVG hanya 109 MB dan sebagai pembanding produk Norton 360 version 4 yang notabene produk keamanan all-in-on ukuran file instalasinya hanya 140 MB masih jauh lebih besar BitDefender AntiVirus 2011. Ditambah lagi pihak developer tidak menawarkan file instalasi versi offline, harus ada sedikit usaha untuk mencarinya dan lebih parahnya versi 32bit dan 64bit tidak jadi satu, 245 MB untuk 32bit dan 280 MB untuk 64bit. Tambahan pembanding produk AntiVirus dari Comodo masih jauh lebih kecil meskipun versi 32bit (48 MB)dan 64bit (50 MB) tidak menjadi satu.

Dan selama saya menggunakannya banyak masalah yang muncul pada sistem operasi Windows 7, diantaranya freeze singkat setiap minimize/maximize program, ping internet menjadi super lambat, program crash tanpa sebab. Padahal selain BitDefender semua produk tidak ada yang menyebabkan masalah tersebut alias normal – normal saja.

Fitur shortcut pada modus intermidiate apakah menjadi bukti kalau fitur dari BitDefender terlalu banyak dan kompleks? Penggunaan tab yang terlalu banyak pada dashboard juga membuat pengguna awam agak pusing dengan fitur yang terlalu bertumpuk.

Informasi produk di website maupun halaman web awal untuk customer support juga minim dan kurang detail. Terkesan pengguna dipaksa untuk mencoba produknya terlebih dahulu.

Hanya beberapa poin saja BitDefender membuat saya kagum yaitu fitur – fitur ekstra yang disediakan dan metode update offline yang mudah.

Untuk Norman AntiVirus and AntiSpyware

Sama seperti BitDefender pada saat proses instalasi namun bukan bermasalah di ukuran instalasinya melainkan file instalasinya yang langsung menawarkan produk Security Suite, saya tidak menemukan file instalasi khusus untuk produk AntiVirus and AntiSpyware. Sama dengan BitDefender, file instalasi untuk 32bit dan 64bit tidak menjadi satu.

Yang kurang memuaskan selain itu adalah adanya iklan di dashboard program dan ditambah lagi tidak ada opsi/setting untuk menyembunyikannya sehingga akan sangat mengganggu. Seakan – akan pengguna dipaksa untuk membeli produk dari iklan tersebut. Lalu pada saat berganti dari tab ke tab yang lain adanya loading singkat yang seakan – akan Norman tidak responsif kinerjanya.

Lalu pada halaman support di websitenya Norman, pihak developer tidak menyediakan semua jalur yang bisa digunakan untuk menghubungi pihak customer support secara langsung seperti email ataupun feedback form. Yang ditawarkan pertama kali hanyalah Knowledge Base.

Dan yang terparah adalah saya tidak menemukan adanya jalur update offline untuk produk Norman ini.

 

Recommended badge-2

F-secure logoNorton-2011-Logo

Dengan ini saya menyatakan produk F-Secure AntiVirus 2010 dan Norton AntiVirus 2011 dari Symantec mendapat gelar produk yang direkomendasikan karena memenuhi semua point penting dan sangat cocok untuk pengguna awam yang mau belajar. Berikut alasan utamanya:

F-Secure AntiVirus 2010

F-Secure AntiVirus 2010 telah saya tunjuk sebagai produk yang direkomendasikan karena telah memenuhi semua point penting dalam review ini, sehingga bagi para pengguna awam tidak perlu susah payah pada saat penggunaannya. Dimulai sejak instlasi tidak ada yang perlu direpotkan meskipun proses update tidak sedemikian lancar tapi bisa ditunda setelah instalasi. Lalu dashboard program juga mudah dimengerti dengan deskripsi yang jelas diikuti dengan susunan menu konfigurasinya yang sangat minimalis.

Melihat kembali pada perbandingan beban sistem dan resource-nya, meskipun F-Secure menampilkan banyak proses tapi saya rasa tidak masalah dalam penggunaannya dan F-Secure memperoleh catatan waktu tercepat saat Full-Scan, meskipun “prestasi”nya pada laporan kumulatif dari AV-Comparative.org F-Secure AntiVirus kurang memuaskan dengan rata – rata “lambat” dan yang sangat disayangkan adalah beban RAM yang lumayan besar pada saat Full-Scan.

F-Secure sebenarnya mendapat nilai yang pas-pasan disini namun dari sisi penggunaan semuanya tidak ada masalah, sebagai tambahan informasi saat saya ingin mempublikasikan artikel ini F-Secure telah merilis produk AntiVirus 2011 dan setelah saya lihat screenshot produknya tidak ada yang berubah sama sekali namun untuk beban sistem maupun yang lain belum saya uji coba. Nanti akan saya publikasikan artikel singkat dari setiap produk yang merilis versi terbaru setelah artikel ini dipublikasikan.

Norton AntiVirus 2011

Sangat direkomendasikan dan memenuhi semua poin penting dengan sempurna pada artikel ini. Tampilan dashboard yang penuh dengan komponen – komponen penting, fitur Activity Map, Fitur Performance Monitoring dan Pulse Update yang sangat ringan bandwidth. Informasi produk di websitenya pun lengkap dengan penjelasan fitur – fiturnya plus screenshot dan video demo produk dan link langsung ke Norton Community.

Prestasi dari laporan kumulatif AV-Comparative.org telah membuktikan bahwa “prestasi” Norton AntiVirus cukup bagus dan ditambah lagi susunan menu konfigurasi yang tidak terlalu dalam serta sebuah tombol “switch ON/OFF” yang sangat mudah untuk mengganti setting dari status fitur di dashboard dan menu konfigurasi.

Customer Support juga cukup fleksibel dengan model Knowledge Base berdasarkan kategori dan jalur chatting yang praktis. Meskipun semua ini dinodai dengan adanya iklan produk Norton Online Backup pada dashboard namun bisa disembunyikan dengan mengaktifkan fitur Activity Map.

Berikut beberapa informasi tambahan untuk produk BitDefender yang mendapat gelar “Not Recommended”.

Sebenarnya dalam membuat artikel ini saya cukup direpotkan oleh salah satu produk dalam review perbandingan ini yaitu BitDefender. Apakah alasannya? Ya, saya merasa bahwa developer BitDefender tidak memberika solusi yang paling mudah atau praktis saat saya ingin menggunakan versi trial (evaluasi) dari produk BitDefender AntiVirus 2011. Awalnya saya agak kesal karena BitDefender hanya memberikan online installer dan tidak memberikan offline installer di halaman download pada websitenya.

Untuk mendapatkan offline installer harus mengunjungi forum BitDefender dan ditambah lagi saya mendapatkan informasi bahwa offline installer dibagi lagi menjadi 2 edisi yaitu yang non-trial dan trial sehingga saya sendiri waktu itu men-download edisi yang non-trial dimana tidak ada opsi untuk trial 30 hari seakan-akan dipaksa membeli lisensinya dan setelah bertanya di forum harus mendownload online installer-nya, namun saya berdebat di forum untuk memberikan link download untuk trial.

Bayangkan saja sebuah produk antivirus yang ukuran installer-nya hampir mencapai 300 MB (untuk 64bit) dan ditambah lagi installer 32bit dan 64bit tidak dijadikan satu oleh developernya padahal sebagian besar produk dalam review ini tidak memerlukan installer terpisah untuk OS 32bit dan 64bit. Dan dalam websitenya tidak ada link download langsung untuk edisi trial malah ada edisi non-trial yang harus memasukkan nomor lisensi.

Jadi singkat cerita, artikel review perbandingan ini sering mengalami penundaan sejak bulan lalu hanya karena saya susah mendapatkan versi trial dari installer produk BitDefender AntiVirus 2011. Saya sengaja bercerita seperti ini karena produk lainnya tidak ada yang seperti BitDefender AntiVirus 2011 bahkan versi 2010 dari BitDefender masih lebih baik dengan ukuran installer yang jauh lebih kecil meskipun masih menjad yang terbesar di review ini.

——————————————————————-

Demikianlah semua laporan review AntiVirus Battle Ground yang saya publikasikan di blog pribadi saya ini. Dengan total waktu yang dibutuhkan sekitar 3 bulan lebih dan mengalami penundaan sebanyak 12 kali dikarenakan masalah koneksi internet, adanya produk yang mengalami upgrade versi dan masalah file instalasi BitDefender.

Jika ada kekurangan maupun sesuatu yang membuat para pembaca merasa tersinggung atau merasa dirugikan saya mohon maaf dan saya berani menyatakan bahwa semua hasil yang saya publikasikan pada artikel ini adalah ASLI tanpa rekayasa dan tentu saja saya tidak memihak ke produk mana-pun meskipun saya saat ini menggunakan produk Norton AntiVirus.

Hasil dari review ini tidak perlu menjadi acuan utama dalam memilih produk antivirus, semua kembali ke pribadi anda masing-masing. Pilihlah produk yang sesuai dengan kebutuhan anda dan utamakan untuk mempelajari semua fiturnya serta konfigurasi yang ada supaya nyaman saat menggunakannya.

Akhir kata saya Aries Santoso (tridentcore.com) dan teman – teman saya yang turut memberi kontribusi dalam artikel ini yaitu M. Harun Basuki, Yuga Ferdoni, Zulian Akbar dan Fathur Rozi mengucapkan banyak terima kasih atas waktu yang anda luangkan untuk membaca seluruh artikel ini, jika ada kekurangan kami mohon maaf sebesar – besarnya.

AntiVirus Battle Ground logo 3

9 thoughts on “Antivirus Battle Ground, When Detection is Not a Priority…!!!

  1. Untuk antivirus sebenarnya kita bergantung pada pihak developernya dalam memberikan update teraktual.. utk virus ramnit saya menggunakan Norton AntiVirus bisa terlindungi…

  2. ratna

    Thanks infonya. Saya bingung mau pakai AV apa. Saya sering dpt virus shortcut pd usb baru. Tdk hilang jg meski sdh d scan AV. Smadav mendeteksi sbg virus ramnit 32 tp tdk bisa menghapus dan muncul lagi, tdk tau jg apa itu, maklum awam soal IT dan AV. Pakai Bitdefender, Avira, Avast jg tdk mempan. Waktu coba pakai Nod32 versi 30 hari baru bisa. Ada recomendasi?

  3. oke… thanks untuk ajakannya… tapi untuk sementara ini saya belum bisa bergabung chat room karena masih ada kesibukan tugas kuliah dan kebetulan kesehatan saya masih terganggu.. mungkin kira-kira pada hari Sabtu jika ada jadwal kosong atau sudah fit bisa mengundang saya di chat room messenger…

    bro ghazali bisa menghubungi saya melalui kontak yang saya sediakan https://tridentcore.wordpress.com/contact-me/

  4. Ghazali

    kang aris,

    kebetulan ogud dan bbrp rekan sering membahas soal antivirus, ogud cek ada bro iyan.dk yg komen di forum chip, dan memang beliau maen di antivirus, tp lebih condong ke unix/linux security,

    di av-comparatives bisa di rekap bbrp test, jadi bisa disimpulkan untuk rate detection dan performance berdasarkan rekap, krn kita tahu bahwa dengan 1 pengujian tdk bisa disimpulkan 1 merk yg bagus, krn harus dilihat bbrp kali pengujian,

    bisa di cek di artikel :
    http://ebsoft.web.id/2011/03/23/bagaimana-cara-dan-metode-memilih-antivirus-terbaik/
    tp rekap hanya rate detection

    bisa di info messengernya, nanti boleh kita buat room di chat dengan bbrp teman termasuk bro iyan.dk akan ogud ajak join,

    wass

  5. Terima kasih kepada bro ghazali atas koreksi-nya, sebelumnya saya minta maaf jika ada kekeliruan atas data statistik kumulatif yang saya ambil dari pihak av-comparative.org, sebagai info saja mungkin pada saat memasukkan data statistik tersebut saya tidak menyadarinya jika daya yang dimasukkan terbalik. Maklum semua proses pembuatan artikel termasuk memasukkan data statistik kumulatif saya sendirian yang melakukannya. Sekali lagi terima kasih atas koreksinya, benar atau tidak dari semua pembaca yang menyimak review ini setahu saya hanya bro ghazali yang sepertinya membaca seluruh artikel ini, karena sebagian besar pembaca langsung loncat ke bagian kesimpulan.

    Untuk masalah pendapat anda untuk ketidaksetujuan karena saya tidak memprioritaskan masalah performa deteksi. Saya telah menjabarkan alasan saya kenapa tidak mengambil performa deteksi malware sebagai poin penting di bagian awal artikel ini. Jika bro ghazali ingin penjelasan yang lebih spesifik bisa menghubungi saya melalui messenger untuk kontak langsung dengan saya, terima kasih.

  6. ghazali

    saya kurang sependapat, yg dilihat dalam memilih antivirus adalah berdasarkan prioritas apalagi kalau bukan rate detection, performa, false alarm, spt yg selalu ditulis oleh av-comparatives,
    rate detection sudah dijelaskan termasuk : windows virus, macro, malware, worm, backdoor/bots, trojan, dan malware lain (threat)

    data sumber av-comparatives yg disalin pada : https://tridentcore.files.wordpress.com/2010/10/cumulativeavreports1.jpg
    apakah sudah valid ? mohon di cek kembali, contoh :
    -feb 2009, point 99.7 avira, avast 98.2 (anda terbalik)

    -agust 2009, point 99.4 avira, avast 98 (anda terbalik lagi)

    -feb 2010, point 99,3 di pegang oleh avira dan bukan avast (lagi2, anda terbalik),

    semoga ini hanya kesalahan tulis, dan bukan manipulasi data

    Ghazali

    rata2 data yg anda salin dari av-comparatives keliatan banyak terbalik

    wass
    Ghazali

  7. terima kasih sekali atas feedback-nya mas jk.. kedepannya akan saya usahakan untuk meng-uji produk2-nya melalui pengguna awam… sehingga akan terlihat lebih relevan… Thanks again…

  8. Johannes Kristianto

    Nice review, amat sangat membantu kita2 dalam memilih AV yg mudah digunakan dan reliable dalam memproteksi system kita….

    Tapi ada satu usulan dari saya…. Berdasarkan pengalaman selama ini, kemudahan penggunaan sebuah product AV adalah untuk mentargetkan pengguna awam, jadi saya usul kalau ada review seperti ini lagi, ada baikknya diambil sebagian pengujinya dari orang yang benar2 awam, orang2 yg hanya tau menggunakan saja, karena menurut saya pendapat orang2 awam inilah yang tentunya akan benar2 mencerminkan kemudahan penggunaan sebuah product AV…….

    Keep up the good work bro…

  9. yuga

    Akhirnya keluar juga review antivirus 2011 setelah sekian lama menunggu.. 😀

    menurut saya BitDefender AntiVirus 2011 terlalu mengambil space kosong yang sangat luar biasa besarnya dan ukuran file instalasi yang menjadi paling bengkak diantara semua peserta (245 MB / 280 MB), saya jadi penasaran sama isi dari BitDefender itu sampai membengkak kayak gajah filenya. Dan proses scan yang menguras waktu cukup lama diatas rata-rata. Apakah pihak BitDefender membuat AV ini terburu” atau memang asal buat?

    Dengan semua kekurangan AV di berbagai sektor, itu bisa dimaklumi karena tidak ada 100% AV sempurna baik dalam hal resouce RAM, space harddisk, maupun timing scan. yang terpenting itu bagaimana kita selalu UPDATE AV kita agar tidak di hinggapi virus..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s