Antivirus Battle Ground, When Detection is Not a Priority…!!!


Performa produk dari reviewer pihak ketiga.

Berikut saya sajikan laporan – laporan dari AV-Comparatives.org dan AV-tests.org yang dimana memberikan laporan test independen terhadap produk – produk antivirus. Untuk laporan dari AV-Comparatives.org saya sajikan dalam bentuk rangkuman seperti dibawah ini, tentu saja dokumen PDF juga saya sertakan. Untuk AV-test.org saya berikan link download file PDF dari masing – masing produk.

AV-Test.ORG certification

Dokumen – dokumen hasil review dan laporan dari pihak AV-Comparative.org dan AV-test.org sudah saya sediakan pada link dibawah ini, para pembaca silakan men-download langsung dokumen – dokumen tersebut.

AntiVirus Battle Ground files and documents (public access)

Sebagai tambahan informasi dalam mencari review produk antvirus dan referensinya saya sangat merekomendasikan anda sebagai pembaca blog saya untuk TIDAK mengunjungi dua website berikut:

http://anti-virus-software-review.toptenreviews.com

http://bestantivirusreviewed.com

Alasannya? Cukup sederhana. Kedua website tersebut telah memberikan informasi palsu dan menyebarkan scam kepada setiap pengunjungnya. Bukan rahasia umum lagi kalau toptenreviews.com telah dibayar untuk “membuat” BitDefender berada di posisi puncak. Sejak tahun lalu produk BitDefender tidak pernah beranjak dari posisi nomor 1 padahal dari sumber website lain tidak pernah ada produk yg bisa bertahan di posisi puncak disetiap review perbandingan, toptenreviews sudah dianggap penipuan oleh beberapa portal website.

Salah satu komentar dari forum Web Of Trust:

toptenreviews.com is not a site to be trusted. They earn money when they promote software which they have relationship with. Money is earned when you click on those referrer/affiliate buy links. The reviews are influenced by how much money you pay and are so heavily biased. It also promotes rogue-ware / adware / spyware as long as they have money in return.

fraud / scam / fake review sites but rated as green (Web Of Trust Forum)

This site provides a bad reviews, they’re belong to manufactures! The reviews are almost inexactly and they earn money from your visits by ads.

Website scorecard comments (Web Of Trust)

Kesimpulan
Karena dalam artikel saya tidak memprioritaskan performa deteksi jadi disini saya hanya membahas masalah kecepatan scan saja dari semua produk. Jika kita lihat dalam tabel yang dari AV-Comparative.org untuk urusan kecepatan scan hanya Norton AntiVirus yang cukup “berprestasi” dari laporan kumulatif tersebut dan diikuti oleh Avast AntiVirus dan Avira AntiVir.
Tapi perlu diingat bahwa laporan tersebut tidak bisa dijadikan acuan karena kecepatan scan bisa berbeda – beda hasilnya di setiap sistem PC.
Siapa yang terbaik?
Tidak ada yang terbaik karena performa deteksi dan kecepatan scan berbeda – beda setiap waktu sehingga dalam perbandingan ini tidak ada yang bisa saya beri gelar terbaik.

Harga lisensi dari website resmi dan toko lokal.

Dalam membandingkan harga saya akan mengambil harga dari toko online resmi dari masing – masing developer dan toko online lokal dari Software-Asli.com. Harga dari sebuah produk antivirus tentu saja harus bisa mewakili akan kemudahan dan layanan yang ditawarkan.

Produk Harga di Online Store Harga di Software-Asli
Avast Pro AntiVirus $39,95 / PC / 2 thn (promo) -tidak tersedia
AVG AntiVirus $34,99 / PC / 1 thn Rp 254.000 / PC / 1 thn
Avira AntiVir Premium $25,94 / PC / 1 thn -tidak tersedia
BitDefender AntiVirus $38,99 / 3 PC / 1 thn Rp 60.000 / PC / 1thn
F-Secure AntiVirus $49,40 / 3 PC / 1 thn -tidak tersedia
Kaspersky AntiVirus $39.95 / PC / 1 thn Rp 160.000 / PC / 1 thn
NOD32 AntiVirus $39,99 / PC / 1 thn Rp 226.000 / PC / 1 thn
Norman AS and AV $45,95 / 3 PC / 1 thn Rp 165.000 / PC / 1 thn
Norton AntiVirus $39,99 / PC / 1 thn Rp 181.000 / PC / 1 thn

Komentar saya terhadap variasi harga yang ditawarkan oleh para developer mungkin tidak bisa menjadi panutan tapi kalau melihat kilas balik saat saya me-review semua produk tersebut dan membandingkan dengan harga yang ditawarkan sepertinya akan bervariasi namun satu hal yang pasti adalah BitDefender dan Norman menawarkan harga yang termurah (harga $) untuk per 1 unit PC (terlepas dari promo-nya Avast).

Harga yang termurah tapi sepertinya tidak memberikan yang terbaik bagi pengguna awam. Dengan harga Rp 60.000,- untuk 1 tahun jika saya membelinya apakah benar semua masalah yang saya hadapi saat me-review-nya juga masih terjadi? Begitupun dengan Norman, dengan tidak menyediakan update offline, customer support yang minim dan iklan di dalam programnya apakah benar pantas digunakan untuk pengguna awam?

Saya masih ingat dengan kasus yang dialami oleh BitDefender sekitar bulan Maret 2010, para pengguna BitDefender ricuh dengan sistem operasi Windows-nya mengalami crash hingga tidak bisa booting yang disebabkan oleh update dari BitDefender yang dinilai palsu/rusak. Update tersebut membuat BitDefender meng-karantina ratusan file asli sistem operasi Windows. Akhirnya forum resmi BitDefender dibanjiri berbagai protes dan banyak pelanggan yang ingin refund (uang kembali).

Anyone else have BitDefender going ballistic today? (BitDefender forum)

Bogus BitDefender Update Crashes Computers (Softpedia News)

BitDefender users demand refunds after Windows crash (TechWorld)

Nah setelah membaca cerita tersebut, apakah kita masih bisa mempercayai antivirus atau produk keamanan lainnya? Saya pribadi akan menjawab tidak, kenapa? Karena produk antivirus juga dibuat oleh manusia yang dimana tidak terlepas dari kesalahan dan yang namanya kesalahan bisa terjadi kapan saja termasuk kesalahan fatal seperti kasus BitDefender tersebut. Jadi? Apa solusinya jika mengalami kejadian seperti itu? Hanya satu cara yaitu melakukan backup partisi sistem operasi secara reguler.

Dari awal saya sudah pernah mengatakan hal ini, “produk antivirus dibuat bukan untuk melindungi sistem PC anda tapi hanya untuk mengurangi resiko terkena infeksi/serangan malware yang beredar”. Jika mereka (para developer) bisa berkata “melindungi sistem PC anda dengan sempurna” seharusnya produk tersebut bisa melindungi PC anda dari ancaman malware apa-pun dan mampu mendapat tingkat deteksi 100% dari setiap test, tapi yang saya tahu tidak ada produk yang bisa mendapat skor 100% dari semua test deteksi yang ada dan tidak akan pernah ada.

Dalam menilai harga yang ditawarkan para pembaca bisa mereview kembali dari semua review perbandingan yang saya lakukan diatas. Atau bisa menanyakan langsung kepada saya apa saja melalui tab Contact dibagian atas web blog ini.

9 thoughts on “Antivirus Battle Ground, When Detection is Not a Priority…!!!

  1. Untuk antivirus sebenarnya kita bergantung pada pihak developernya dalam memberikan update teraktual.. utk virus ramnit saya menggunakan Norton AntiVirus bisa terlindungi…

  2. ratna

    Thanks infonya. Saya bingung mau pakai AV apa. Saya sering dpt virus shortcut pd usb baru. Tdk hilang jg meski sdh d scan AV. Smadav mendeteksi sbg virus ramnit 32 tp tdk bisa menghapus dan muncul lagi, tdk tau jg apa itu, maklum awam soal IT dan AV. Pakai Bitdefender, Avira, Avast jg tdk mempan. Waktu coba pakai Nod32 versi 30 hari baru bisa. Ada recomendasi?

  3. oke… thanks untuk ajakannya… tapi untuk sementara ini saya belum bisa bergabung chat room karena masih ada kesibukan tugas kuliah dan kebetulan kesehatan saya masih terganggu.. mungkin kira-kira pada hari Sabtu jika ada jadwal kosong atau sudah fit bisa mengundang saya di chat room messenger…

    bro ghazali bisa menghubungi saya melalui kontak yang saya sediakan https://tridentcore.wordpress.com/contact-me/

  4. Ghazali

    kang aris,

    kebetulan ogud dan bbrp rekan sering membahas soal antivirus, ogud cek ada bro iyan.dk yg komen di forum chip, dan memang beliau maen di antivirus, tp lebih condong ke unix/linux security,

    di av-comparatives bisa di rekap bbrp test, jadi bisa disimpulkan untuk rate detection dan performance berdasarkan rekap, krn kita tahu bahwa dengan 1 pengujian tdk bisa disimpulkan 1 merk yg bagus, krn harus dilihat bbrp kali pengujian,

    bisa di cek di artikel :
    http://ebsoft.web.id/2011/03/23/bagaimana-cara-dan-metode-memilih-antivirus-terbaik/
    tp rekap hanya rate detection

    bisa di info messengernya, nanti boleh kita buat room di chat dengan bbrp teman termasuk bro iyan.dk akan ogud ajak join,

    wass

  5. Terima kasih kepada bro ghazali atas koreksi-nya, sebelumnya saya minta maaf jika ada kekeliruan atas data statistik kumulatif yang saya ambil dari pihak av-comparative.org, sebagai info saja mungkin pada saat memasukkan data statistik tersebut saya tidak menyadarinya jika daya yang dimasukkan terbalik. Maklum semua proses pembuatan artikel termasuk memasukkan data statistik kumulatif saya sendirian yang melakukannya. Sekali lagi terima kasih atas koreksinya, benar atau tidak dari semua pembaca yang menyimak review ini setahu saya hanya bro ghazali yang sepertinya membaca seluruh artikel ini, karena sebagian besar pembaca langsung loncat ke bagian kesimpulan.

    Untuk masalah pendapat anda untuk ketidaksetujuan karena saya tidak memprioritaskan masalah performa deteksi. Saya telah menjabarkan alasan saya kenapa tidak mengambil performa deteksi malware sebagai poin penting di bagian awal artikel ini. Jika bro ghazali ingin penjelasan yang lebih spesifik bisa menghubungi saya melalui messenger untuk kontak langsung dengan saya, terima kasih.

  6. ghazali

    saya kurang sependapat, yg dilihat dalam memilih antivirus adalah berdasarkan prioritas apalagi kalau bukan rate detection, performa, false alarm, spt yg selalu ditulis oleh av-comparatives,
    rate detection sudah dijelaskan termasuk : windows virus, macro, malware, worm, backdoor/bots, trojan, dan malware lain (threat)

    data sumber av-comparatives yg disalin pada : https://tridentcore.files.wordpress.com/2010/10/cumulativeavreports1.jpg
    apakah sudah valid ? mohon di cek kembali, contoh :
    -feb 2009, point 99.7 avira, avast 98.2 (anda terbalik)

    -agust 2009, point 99.4 avira, avast 98 (anda terbalik lagi)

    -feb 2010, point 99,3 di pegang oleh avira dan bukan avast (lagi2, anda terbalik),

    semoga ini hanya kesalahan tulis, dan bukan manipulasi data

    Ghazali

    rata2 data yg anda salin dari av-comparatives keliatan banyak terbalik

    wass
    Ghazali

  7. terima kasih sekali atas feedback-nya mas jk.. kedepannya akan saya usahakan untuk meng-uji produk2-nya melalui pengguna awam… sehingga akan terlihat lebih relevan… Thanks again…

  8. Johannes Kristianto

    Nice review, amat sangat membantu kita2 dalam memilih AV yg mudah digunakan dan reliable dalam memproteksi system kita….

    Tapi ada satu usulan dari saya…. Berdasarkan pengalaman selama ini, kemudahan penggunaan sebuah product AV adalah untuk mentargetkan pengguna awam, jadi saya usul kalau ada review seperti ini lagi, ada baikknya diambil sebagian pengujinya dari orang yang benar2 awam, orang2 yg hanya tau menggunakan saja, karena menurut saya pendapat orang2 awam inilah yang tentunya akan benar2 mencerminkan kemudahan penggunaan sebuah product AV…….

    Keep up the good work bro…

  9. yuga

    Akhirnya keluar juga review antivirus 2011 setelah sekian lama menunggu.. 😀

    menurut saya BitDefender AntiVirus 2011 terlalu mengambil space kosong yang sangat luar biasa besarnya dan ukuran file instalasi yang menjadi paling bengkak diantara semua peserta (245 MB / 280 MB), saya jadi penasaran sama isi dari BitDefender itu sampai membengkak kayak gajah filenya. Dan proses scan yang menguras waktu cukup lama diatas rata-rata. Apakah pihak BitDefender membuat AV ini terburu” atau memang asal buat?

    Dengan semua kekurangan AV di berbagai sektor, itu bisa dimaklumi karena tidak ada 100% AV sempurna baik dalam hal resouce RAM, space harddisk, maupun timing scan. yang terpenting itu bagaimana kita selalu UPDATE AV kita agar tidak di hinggapi virus..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s