Antivirus Battle Ground, When Detection is Not a Priority…!!!


AVBG mini logoReview terbesar dengan peserta produk terbanyak yang pernah saya lakukan dan tentu saja saya berterimakasih untuk teman – teman saya yang sudah membantu dalam memberi kontribusi untuk mempercepat proses pengerjaan review perbandingan ini. Kali ini review perbandingan antivirus tidak memprioritaskan siapa yang mempunyai tingkat deteksi terbaik namun produk mana yang gampang digunakan dan gampang dimengerti, silakan dibaca dengan seksama. Peserta yang saya libatkan dalam review kali ini berdasarkan hasil polling di Forum CHIP Online, mereka adalah Avast Pro AntiVirus, AVG AntiVirus 9, Avira AntiVir Premium 10, BitDefender AntiVirus 2011, F-Secure AntiVirus 2010, Kaspersky AntiVirus 2011, ESET NOD32 AntiVirus 4, Norman AntiVirus and AntiSpyware dan Norton AntiVirus 2011. Silakan disimak…

AntiVirus Battle Ground logo 3

When Detection is Not a Priority yang artinya adalah “Dimana Performa Deteksi tidak Menjadi Prioritas”. Kenapa saya mengambil tagline tersebut? Saya pribadi mempunyai alasan kuat untuk tidak menggunakan tingkat deteksi sebagai tolak ukur dalam menilai kinerja sebuah produk antivirus. Ya memang, performa deteksi produk antivirus tidak akan bisa mendominasi setiap saat bahkan setiap jam bakal berubah.

Sering dijumpai bahkan mungkin pasti, setiap laporan perbandingan produk antivirus selalu dilihat pada tingkat deteksinya padahal hal tersebut salah besar. Seperti yang kita tahu perkembangan malware pada 5 tahun terakhir menunjukkan kekhawatiran yang sangat tinggi. Seperti pada laporan resmi dari Kaspersky tahun lalu menunjukkan perkembangan malware yang mencapai 300%.

it_photo_90421_42

Developer Norton AntiVirus yaitu Symantec Corp, juga mengemukakan hal yang sama pada laporan periodical mereka. Pada arsip laporan tahun 2009 bulan April menunjukkan statistik bahwa perkembangan malware bisa dibilang SUPER SIGNIFIKAN dan memang SUPER MENGKHAWATIRKAN seperti halnya laporan dari Kaspersky. Berikut beberapa ilustrasinya,

2010-08-24_102106

Pada ilustrasi diatas saya dapatkan dari web widget ThreatCon dari situs resmi Symantec pada halaman Internet Security Report. Menunjukkan bahwa aktivitas malware dalam skala global telah naik hingga diatas 30%, sungguh mengkhawatirkan. Bagaimana menurut anda?

2010-08-24_102544

Lalu pada ilustrasi diatas, menunjukkan perkembangan jumlah kode malware yang telah dideteksi oleh Symantec dari tahun ke tahun. Tidak berbeda dengan Kaspersky, peningkatan terjadi pada kurun waktu 5 tahun terakhir mencapai 300%. Tentu saja kondisi seperti ini tidak bisa dianggap remeh.

2010-08-24_102617

Apakah anda tidak sadar bahwa jumlah malware jenis virus sekarang bukanlah yang menjadi sorotan, melainkan trojan. Seperti yang ditampilkan pada ilustrasi di atas, persentase trojan mencapai 50% lebih sementara worm dan virus menyusul. Trojan pada kodratnya diciptakan untuk menyusup ke dalam PC korban dengan menyamar menjadi aplikasi atau file yang terpercaya sehingga setelah merasuk ke dalam sistem PC korban maka aksinya akan dimulai dengan mencuri berbagai data privasi korban bahkan lebih parah lagi file – file yang tersimpan dapat di-rusak dan langsung menular dengan cepat. Sehinnga jadilah trojan dengan sifat virus dan worm.

Sehingga yang namanya perlindungan dari program antivirus hanya bermodalkan kode definisi sudah tidak akan bisa menjamin 100%. Disini bukan berarti produk antivirus tidak menjadi andalan dalam melindungi sistem PC dari infeksi virus. Produk antivirus tetap dipakai namun yang menjadi catatan adalah penggunanya karena yang namanya pengguna wajib mengetahui dan mempelajari fitur serta konfigurasi yang ditawarkan oleh produk yang dipakai/dibeli dan hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab pengguna.

Anda membeli lisensi dari produk antivirus hanyalah untuk membayar layanan jasa perlindungan untuk mengurangi resiko terinfeksi virus dengan menggunakan software client yang namanya “antivirus”, selama dalam masa berlaku lisensi pengguna menerima update rutin dan support, selebihnya dalam menggunakan produknya adalah urusan pengguna.

PRODUK ANTIVIRUS HANYA DIDESAIN  UNTUK MENGURANGI RESIKO TERKENA INFEKSI MALWARE. KARENA TIDAK AKAN ADA PRODUK YANG BISA MENJAMIN PERLINDUNGAN 100%, KALAU ADA TUNJUKKAN BUKTINYA KE SAYA.

Jadi dalam review perbandingan kali ini saya akan fokus terhadap layout interface programnya dan tingkat kemudahan akan pemakaiannya dalam pandangan orang awam. Tingkat pandangan orang awam disini saya ambil dengan skor dimana pengguna yang ingin menggunakannya tanpa harus melakukan konfigurasi yang ribet dan tentu hanya membutuhkan klik mouse yang juga sedikit tapi pengguna disini adalah pengguna yang mau mempelajari fitur – fitur yang disediakan.

Adapun beberapa kategori yang akan saya beri skor tersendiri adalah sebagai berikut:

  • Proses instalasi dan kemudahan langkah instalasi
  • Beban sistem saat scan dan durasi waktu scan
  • Tampilan program, susunan menu dan kemudahan pakai
  • Informasi fitur yang disediakan dan fitur ekstra
  • Proses Update dan Fleksibilitas Metode Update
  • User Guide, Help Guide dan Customer Support
  • Performa produk dari reviewer pihak ketiga
  • Harga lisensi dari website resmi dan toko lokal

Mudah diadopsi, mudah dikonfigurasi dan mudah dimengerti. Itulah 3 nilai utama yang akan saya gunakan dalam review kali ini. Meskipun saya tidak memprioritaskan performa deteksi tapi tetap saya akan menyajikan skor deteksi dari sumber luar yang terpercaya yaitu AV-test.org dan AV-comparative.org.

  1. Mudah diadopsi, penilaian ini saya menggunakan acuan dalam pandangan pengguna awam dimana dalam situasi belum pernah memakai produk tersebut, sehingga dalam pandangan pertama apakah bisa langsung dimengerti meskipun masih membutuhkan waktu.
  2. Mudah dikonfigurasi, untuk penilaian ini saya mengambil situasi pada saat pengguna ingin melakukan konfigurasi produknya, tentu saja bagi orang awam yang saya tahu tidak ingin yang namanya “berbelit”. Sehingga susunan menu yang simpel mungkin akan menjadi pilihan yang utama.
  3. Mudah dimengerti, kalau menggunakan produk tentu harus mengerti fitur – fitur apa yang disediakan. Jadi dalam artikel kali ini setiap produk harus bisa memberikan informasi yang jelas terhadap fitur – fitur yang disediakan sehingga menghindari fitur tersebut tidak berguna pada akhirnya.

Perlu diingat juga bagi para pembaca, saya membuat review perbandingan ini tidak semata-mata tanpa tujuan. Dengan memberikan laporan review yang detail dan tentu saya berharap terarah sesuai dengan tagline yang saya pakai. Artikel perbandingan ini saya tujukan bagi orang awam yang ingin belajar tapi TIDAK untuk orang awam yang maunya tinggal pakai tanpa mau belajar atau mempelajarai fitur – fitur yang disediakan pada produk antivirus tersebut.

9 Responses

  1. Untuk antivirus sebenarnya kita bergantung pada pihak developernya dalam memberikan update teraktual.. utk virus ramnit saya menggunakan Norton AntiVirus bisa terlindungi…

  2. Thanks infonya. Saya bingung mau pakai AV apa. Saya sering dpt virus shortcut pd usb baru. Tdk hilang jg meski sdh d scan AV. Smadav mendeteksi sbg virus ramnit 32 tp tdk bisa menghapus dan muncul lagi, tdk tau jg apa itu, maklum awam soal IT dan AV. Pakai Bitdefender, Avira, Avast jg tdk mempan. Waktu coba pakai Nod32 versi 30 hari baru bisa. Ada recomendasi?

  3. oke… thanks untuk ajakannya… tapi untuk sementara ini saya belum bisa bergabung chat room karena masih ada kesibukan tugas kuliah dan kebetulan kesehatan saya masih terganggu.. mungkin kira-kira pada hari Sabtu jika ada jadwal kosong atau sudah fit bisa mengundang saya di chat room messenger…

    bro ghazali bisa menghubungi saya melalui kontak yang saya sediakan https://tridentcore.wordpress.com/contact-me/

  4. kang aris,

    kebetulan ogud dan bbrp rekan sering membahas soal antivirus, ogud cek ada bro iyan.dk yg komen di forum chip, dan memang beliau maen di antivirus, tp lebih condong ke unix/linux security,

    di av-comparatives bisa di rekap bbrp test, jadi bisa disimpulkan untuk rate detection dan performance berdasarkan rekap, krn kita tahu bahwa dengan 1 pengujian tdk bisa disimpulkan 1 merk yg bagus, krn harus dilihat bbrp kali pengujian,

    bisa di cek di artikel :
    http://ebsoft.web.id/2011/03/23/bagaimana-cara-dan-metode-memilih-antivirus-terbaik/
    tp rekap hanya rate detection

    bisa di info messengernya, nanti boleh kita buat room di chat dengan bbrp teman termasuk bro iyan.dk akan ogud ajak join,

    wass

  5. Terima kasih kepada bro ghazali atas koreksi-nya, sebelumnya saya minta maaf jika ada kekeliruan atas data statistik kumulatif yang saya ambil dari pihak av-comparative.org, sebagai info saja mungkin pada saat memasukkan data statistik tersebut saya tidak menyadarinya jika daya yang dimasukkan terbalik. Maklum semua proses pembuatan artikel termasuk memasukkan data statistik kumulatif saya sendirian yang melakukannya. Sekali lagi terima kasih atas koreksinya, benar atau tidak dari semua pembaca yang menyimak review ini setahu saya hanya bro ghazali yang sepertinya membaca seluruh artikel ini, karena sebagian besar pembaca langsung loncat ke bagian kesimpulan.

    Untuk masalah pendapat anda untuk ketidaksetujuan karena saya tidak memprioritaskan masalah performa deteksi. Saya telah menjabarkan alasan saya kenapa tidak mengambil performa deteksi malware sebagai poin penting di bagian awal artikel ini. Jika bro ghazali ingin penjelasan yang lebih spesifik bisa menghubungi saya melalui messenger untuk kontak langsung dengan saya, terima kasih.

  6. saya kurang sependapat, yg dilihat dalam memilih antivirus adalah berdasarkan prioritas apalagi kalau bukan rate detection, performa, false alarm, spt yg selalu ditulis oleh av-comparatives,
    rate detection sudah dijelaskan termasuk : windows virus, macro, malware, worm, backdoor/bots, trojan, dan malware lain (threat)

    data sumber av-comparatives yg disalin pada : https://tridentcore.files.wordpress.com/2010/10/cumulativeavreports1.jpg
    apakah sudah valid ? mohon di cek kembali, contoh :
    -feb 2009, point 99.7 avira, avast 98.2 (anda terbalik)

    -agust 2009, point 99.4 avira, avast 98 (anda terbalik lagi)

    -feb 2010, point 99,3 di pegang oleh avira dan bukan avast (lagi2, anda terbalik),

    semoga ini hanya kesalahan tulis, dan bukan manipulasi data

    Ghazali

    rata2 data yg anda salin dari av-comparatives keliatan banyak terbalik

    wass
    Ghazali

  7. terima kasih sekali atas feedback-nya mas jk.. kedepannya akan saya usahakan untuk meng-uji produk2-nya melalui pengguna awam… sehingga akan terlihat lebih relevan… Thanks again…

  8. Nice review, amat sangat membantu kita2 dalam memilih AV yg mudah digunakan dan reliable dalam memproteksi system kita….

    Tapi ada satu usulan dari saya…. Berdasarkan pengalaman selama ini, kemudahan penggunaan sebuah product AV adalah untuk mentargetkan pengguna awam, jadi saya usul kalau ada review seperti ini lagi, ada baikknya diambil sebagian pengujinya dari orang yang benar2 awam, orang2 yg hanya tau menggunakan saja, karena menurut saya pendapat orang2 awam inilah yang tentunya akan benar2 mencerminkan kemudahan penggunaan sebuah product AV…….

    Keep up the good work bro…

  9. Akhirnya keluar juga review antivirus 2011 setelah sekian lama menunggu..😀

    menurut saya BitDefender AntiVirus 2011 terlalu mengambil space kosong yang sangat luar biasa besarnya dan ukuran file instalasi yang menjadi paling bengkak diantara semua peserta (245 MB / 280 MB), saya jadi penasaran sama isi dari BitDefender itu sampai membengkak kayak gajah filenya. Dan proses scan yang menguras waktu cukup lama diatas rata-rata. Apakah pihak BitDefender membuat AV ini terburu” atau memang asal buat?

    Dengan semua kekurangan AV di berbagai sektor, itu bisa dimaklumi karena tidak ada 100% AV sempurna baik dalam hal resouce RAM, space harddisk, maupun timing scan. yang terpenting itu bagaimana kita selalu UPDATE AV kita agar tidak di hinggapi virus..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: