Space Sniffer, mengungkap tersangka di dalam hard disk


Space Sniffer logo Apakah anda sering bingung kenapa kapasitas hard disk anda penuh tanpa sebab? Seiring waktu pemakaian pastinya kapasitas partisi selalu penuh dan tentu saja anda ingin memeriksa apa sih yang menjadi penyebabnya namun ujung-ujungnya pasti langsung malas karena luar biasa banyaknya folder yang harus diperiksa apalagi kalau sub-foldernya juga banyak. Jadi? Apa solusinya? Space Sniffer adalah solusinya. Space Sniffer bisa memperlihatkan anda secara langsung skala semua ukuran file/folder yang ada di dalam partisi.

Sebelumnya saya memohon maaf bagi para pengunjung blog saya karena sudah 2 bulan ini tidak ada publikasi artikel terbaru di blog saya karena kesibukan akhir semester yang harus saya jalani meskipun dibeberapa waktu kosong saya sempat membuat beberapa konsep artikel namun banyak yang belum selesai dan tertunda publikasinya.

Dan dalam masa liburan kali ini saya sempatkan untuk pulang ke kampung halaman di Kalimantan Timur kota Bontang, untuk melanjutkan artikel – artikel yang belum selesai. Oke mari kita lanjut ke artikel berikut ini, silakan disimak…

spacesniffer_layered

Space Sniffer dari developer Uderzo, mungkin kalau diartikan ke dalam Bahasa Indonesia jadinya “meng-endus tempat/kapasitas”, tapi agak nyambung juga sih dengan fungsinya karena fungsi dari Space Sniffer adalah melakukan analisa terhadap semua isi dari partisi.

download_screenshot

Penggunaannya pun luar biasa mudahnya, anda disuguhi dengan model animasi yang interaktif. Hanya dengan melakukan klik dari setiap blok folder maka anda akan diperlihatkan animasi zoom-in yang membuka isi dari folder tersebut. Begitupun seterusnya untuk sub-folder lainnya.

Anda dapat melihat demonstrasi dari cara kerja Space Sniffer dan disertakan animasi pada video dibawah ini…

Dengan menggunakan model struktur visualisasi layaknya peta, dengan begitu berbagai file / folder yang berukuran besar langsung bisa teridentifikasi dengan mudah. Cukup pilih partisi atau direktori folder yang diinginkan maka dengan sendirinya Space Sniffer langsung melakukan proses pemeriksaan seluruh isi partisi tanpa terkecuali dan setelahnya langsung bisa melihat hasil laporan analisa berupa layout diagram dalam bentuk kotak berlapis.

Dalam skala yang diberikan, semakin besar ukuran kotaknya maka mewakili folder/file yang ukurannya juga sangat besar (dengan perbandingan lebih besar dari semua file/folder di partisi/direktori tersebut). Untuk melihat isi dari folder cukup klik 2x dari kotak folder dari layout Space Sniffer yang ditandai dengan warna coklat. Setelah double-klik maka Space Sniffer akan langsung melakukan zoom-in dan memperlihatkan isi dari folder tersebut, tentu saja dengan layout yang sama.

Ingin lebih spesifik terhadap tipe file tertentu? Space Sniffer tentu saja menghadirkannya untuk anda. Cukup ketikan ekstensi file yang diinginkan lalu tekan tombol ENTER atau tombol filter di Space Sniffer. Maka dengan sendirinya Space Sniffer akan menampilkan layout seperti sebelumnya namun yang ditampilkan hanya skala untuk file ekstensi yang diketik dalam kotak filter. Untuk sebaliknya kalau ingin tidak ingin menampilkan salah satu ekstensi file cukup tambahkan simbol “|” jadinya seperti dibawah ini…

2010-07-30_1817072010-07-30_182548

Apakah hanya itu fitur yang disediakan? Tentu saja tidak. Fitur lainnya lagi adalah melakukan pelacakan terhadap salah satu file atau beberapa file pada saat melakukan analisa. Untuk melakukan pelacakan atau disebut “tracking”, geser kursor mouse diatas blok file (bisa disebut hovering) lalu tekan “Ctrl + 1”, angka 1 bisa diganti dengan angka 2, 3 atau 4. Masing-masing angka mewakili warna tertentu. Angka 1 mewakili warna merah, angka 2 warna kuning, angka 3 warna hijau dan angka 4 warna biru.

2010-07-30_183152

Untuk melakukan tracking file bisa beberapa file sekaligus namun pada akhir kalau terlalu banyak anda bisa bingung, dan itu tentu saja bisa diatas. Dengan menggunakan perintah filter yang sama dengan filter ekstensi file di atas.

2010-07-30_1832482010-07-30_183305

Ingin mengetahui apakah ada file yang berumur cukup lama di partisi tersebut? Cukup ketikkan perintah seperti dibawah ini pada kotak filter…

>2years (untuk menampilkan file berumur lebih dari 2 tahun),

<3months (untuk menampilkan file yang berumur kurang dari 3 bulan).

Semua perintah filter yang telah dijelaskan diatas dapat dikombinasikan sesuai kebutuhan. Sebagai contoh, anda ingin Space Sniffer menampilkan file foto dalam format JPEG yang berukuran kurang dari 1 MB dengan umur file kurang dari 5 bulan dan telah ditracking dengan warna merah, jadi untuk itu perintah di kotak filter adalah sebagai berikut,

*.jpeg;<1mb;<5months;|;red

Setelah anda mendapatkan apa yang anda inginkan, tentu saja anda bisa membuat laporan dalam bentuk sebuah file. Temukan opsi Export melalui menu File dan setelahnya anda bebas membuat format laporannya. Untuk menampilkan konfigurasi tingkat lanjut klik logo tang.

2010-07-30_1911142010-07-30_191124 2010-07-30_1911382010-07-30_191513

Dan hasilnya akan seperti dibawah ini untuk konfigurasi default…

2010-07-30_192316

Space Sniffer adalah software jenis portabel dan tentu saja gratis alias freeware lisensinya, ukurannya hanya 1,2 MB tentu saja bebas dibawa menggunakan USB Flash Disk. Menurut websitenya donasi juga diterima oleh developer Uderzo.

DOWNLOAD PAGE (1,2 MB) / Developer Website

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: