Linux Mint, jauh lebih baik daripada Ubuntu dan lebih praktis.!


noubuntubutmint-m Ubuntu, pasti banyak yang kenal dengan distro linux satu ini. Memang tidak dapat disangkal Ubuntu lah paling pertama keluar dari omongan para pengguna komputer khususnya level awam. Saya sendiri memulai belajar Linux dari distro Ubuntu yang merupakan besutan dari perusahaan Canonical LTD. Tapi menurut saya pribadi, Ubuntu agak merepotkan bagi pengguna multimedia karena ketidakmampuannya dalam playback berbagai macam format video dan audio alias nihil. Tidak untuk Linux Mint, semua playback video maupun audio bisa dikuasai tanpa masalah.

Untuk pertama kalinya saya mempublikasikan artikel yang tidak berhubungan dengan freeware Windows namun masih dalam lingkup Open Source dan Freeware. Kali ini sistem operasi open source yang berupa sebuah kerajaan Linux dari Linus Torvalds akan menjadi pembahasan dalam artikel kali ini. Silakan disimak.

2008_linus_torvalds

Foto Linux Torvalds, Biografi Linus Torvalds di WikiPedia Bahasa Indonesia

Ubuntu memang populer namun agak sedikit pelit dalam hal multimedia playback, tidak ada satupun format video yang bisa saya mainkan di Ubuntu kecuali harus mendownload semua codec yang dibutuhkan terlebih dahulu, namun hal tersebut sama saja bagi orang awam. Bagi para pengguna awam hal tersebut mugkin tidak akan dimengerti apalagi untuk urusan mendownload paket software melalui Synaptic Package Manager. Maunya yang tinggal pakai, itulah yang ditawarkan oleh Linux Mint.

Linux Mint menyediakan semua yang dibutuhan tanpa harus mendownloadnya lagi melalui Synaptic Package Manager, semua tinggal pakai dan jalankan tanpa ada masalah. Mau bukti? Berikut screenshot perbandingannya Ubuntu 10.04 dan Linux Mint 9.

Ubuntu 10.04, tidak bisa memainkan media apa pun, kurang akan fitur tambahan.

Screenshot1Screenshot2Screenshot3Screenshot4Screenshot5

————————————————————-

Linux Mint 9, mainkan media apa saja tanpa ada masalah, plus fitur tambahan.

Mint9-5Mint9-3Mint9-4Mint9-1Mint9-2

————————————————————-

Yang membuat Linux Mint jauh lebih unggul adalah ketersediaan runtime Flash untuk web browser Firefox. Di Ubuntu 10.04 disaat saya mengunjungi YouTube atau website video streaming lainnya hasilnya nihil. Tidak ada satupun video yang bisa diplayback langsung. Sedangkan di Linux Mint semuanya bisa langsung diplayback/ditonton tanpa ada masalah. Perlu bukti? berikut screenshot dari Ubuntu 10.04 Lucyd Lynx dan Linux Mint 9 Isadora saat dijalankan di VirtualBox dengan situs video streaming YouTube.

2010-05-19_19310222010-05-20_185546

Hanya itu? Tentu tidak. Di Linux Mint pengguna bisa langsung menikmati fitur Compiz Fusion yang dimana merupakan fitur unggulan dari OS Linux. Compiz Fusion menghadirkan sensasi 3D desktop yang luar biasa, tidak hanya 3D rotation, berbagai macam plugin disediakan oleh Linux Mint meskipun masih sebatas minim namun sudah sangat menjatuhkan Ubuntu dari segi fitur.

xgl-compiz2xgl-compiz195103456_c6c45625552974353227_020a265f77compiz-cubeCompiz-fusion-switcher-flipLinux Mint 1Linux Mint 4

Screenshot – screenshot diatas adalah beberapa contoh dari aksi Compiz Fusion.

Saya sendiri sudah berani untuk memakai Linux di notebook Timeline saya untuk kegiatan sehari – hari. Selama 6 bulan pemakaian, tidak ada masalah yang saya temukan. Semua lancar dan sangat simpel penggunaannya, tidak ada yang perlu dirisaukan. Distro yang saya pakai tentu saja Linux Mint, praktis dengan nuansa warna hijau yang dimana khas dengan tema alami.

Sebenarnya saya sudah mengenal Linux sejak tahun 2006 namun waktu itu masih mencoba – coba dan bereksperimen ala kadarnya tapi belum ada niat untuk mendalami lebih jauh dan untuk menggunakannya dalam kegiatan sehari – hari. Kalau dihitung sudah banyak distro Linux yang saya coba, dimulai dari yang pertama kali adalah Ubuntu 6.10 lalu lanjut ke Linux FreeSpire, PCLInuxOS 2008 dan 2009, lalu Ultimate Edition 1.6 hingga 2.6, BackTrack 4, Zorin OS, Zeven OS, Puppy Linux dan sekarang sedang fokus ke Linux Mint 8 Helena dan penerusanya Linux Mint 9 Isadora.

linuxmint9rc-large_002linuxmint9rc-large_003linuxmint9rc-large_005linuxmint9rc-large_004

Dalam mendalami Linux anda tidak perlu merasa tidak bisa atau takut akan susah menggunakannya. Jika anda pengguna Windows yang anda perlukan hanyalah membawa kebiasaan anda ke dalam Linux dan secara teratur mempelajarinya pelan – pelan. Saya sendiri tidak ada masalah pada saat pertama kali menyentuh Linux Ubuntu 6.10, semua fiturnya amat sangat mirip dengan Windows tentu saja keunggulan mutlaknya adalah beban sistem yang luar biasa ringan serta fleksibilitasnya yang luar biasa.

Beberapa distro Linux bisa langsung dijalankan di media disc lalu di media USB, malah saya lebih memfavoritkan media USB karena prosesnya jauh lebih cepat serta lebih mudah membawanya. Jadilah sebuah mobile OS dengan modal sebuah flash disk dengan kapasitas minimal 2 GB. Jadi? Tunggu apa lagi? Cobalah Linux dari sekarang anda akan meraskan dunia tanpa batas di Linux.

Jika ada pertanyaan seputar Linux silakan kontak saya, sebisa mungkin saya akan membantu anda dan tentu saja saya juga pemula di dunia Linux namun akan terus mempelajarinya.

—————————————————————————————————–

Respon untuk komentar dari Mas Andi:

Untuk fitur Wubi, pada Linux Mint 9 telah kembali untuk dihadirkan atas request dari komunitas Linux Mint. Namun namanya bukan Wubi melainkan Mint4Win dan tetap berbasis Wubi.

Windows Installer: After a brief disappearance in the previous release, “mint4win”, the Windows installer based on Wubi is back in Linux Mint.

Untuk lebih jelasnya mengenai informasi fitur dari Linux Mint 9 dan download linknya silakan klik link dibawah ini.

What’s new in Linux Mint 9 Isadora?

Download Links

The photos of Linus Torvalds and Linux Compiz Fusion in Action are from various source.

24 Responses

  1. untuk merubah desktop environmentnya juga lebih mudah linux mint serta lebih elegan dibanding linux ubuntu.
    saya pertama kali mencoba linux ubuntu yg ada di laboratorium software milik kampus

  2. Sesuai dengan artikel yang saya jelaskan, tidak perlu.

  3. apa saat kita memutar video di linux mint , apa tidak perlu install software pemutar video seperti halnya di windows.

  4. Saya pernah menggunakan OpenSUSE tapi tidak lama, hanya beberapa bulan. Sama dengan distro Linux pada umumnya plugin dan runtime harus install manual. Sementara Linux Mint sudah tersedia sejak awal digunakan tanpa harus install manual seluruh plugin dan runtime, bahkan saat dijalankan dalam mode USB Live.

  5. Kalo perbandingan dengan opensuse gimana gan? bagus mana tu?

  6. Saya belum pernah menggunakan Linux Mint Debian jadi belum bisa memberikan jawaban, tapi bisa mencari infonya dari definisi project-nya di website Linux Mint.

  7. mau tanya nih, baru baru ini keluar linux mint debian, bagus mana ya dengan linux mint turunan ubuntu?

  8. Mau tnya gan,ane pk mint 6 felicia tp mslhnx knp g bs install wine ane dh cb brkali2 bhkn niru di internet tp ga2l trz,jg g bs install opera,chrome…thnks

  9. saya mau tanya ni, gimana membuat tampilan linuxmint saya (versi 14) seperti mirip milik saudara

  10. saya sampai sekarang masih favorit dengan Linux Mint, meskipun tidak menggunakannya dalam modus instalasi di HDD saya sering pakai dalam mode USB Live jauh lebih praktis karena hanya dengan USB live langsung bisa apa saja termasuk browsing dan playback video. Jauh lebih baik daripada Ubuntu jika digunakan dalam modus USB Live.

  11. Mantap mas bro,aku baru nyoba linux mint tapi masih bimbang dengan opensuse,kayaknya asyik tuch cuma mentk disettingan internet,kalau ubuntu dah lama makai dan agak bosen,,,,kira2 mana yg bagus ya mas bro,,,?

  12. ane dah make mint 10… keren coy… lebih enak dari pada ubuntu … gak perlu install plugin tambahan kaya di ubuntu… from freedom came elegance

  13. Mengenai penggunaan Corel di Linux, mohon maaf saya belum bisa memberikan jawaban pakah bisa atau tidak karena sejak akhir 2010 saya telah menghapus partisi Linux saya di notebook karena jarang diurus dan sering terbengkalai hingga saat ini. Dan sebagai info saja, saya tidak berani memberi kepastian kapan saya kembali menjelajahi Linux kembali karena Linux lebih mengarah ke kebutuhan online dan dimana modem Smart saya susah diajak kompromi di Linux.

  14. mf mas klo corel corel bsa d instal d linux ga mau nyoba corel x3 nih sekalian tutorialnya ya

  15. Sebenarnya bro tidak perlu melakukan ekstrak untuk bisa menonton file video yang tersimpan dalam format ISO.. Media player yang tersedia di Linux Mint yang diantaranya adalah VLC Media Player bisa langsung membaca file video yang tersimpan dalam format ISO tanpa perlu diekstrak.

    Selamat mencoba.

  16. mhon bantuannya kalau software si jendela bisa masuk linux mint 10 ga ya trus pake apa dan gimana lagi nyoba mint 10 julia enak juga puter movie tapi filenya iso d jendela kepaksa harus extract dlu plis mhon helpnya

  17. ok …. linuk mint udah lancar di laptopku….

    ternyata kemaren mungkin updatenya blum fix..

    ok trims

  18. bisa dijelaskan lebih detail mengenai permasalahannya? saya agak kurang ngerti…

    apakah maksudnya begini..? pada saat menonton film di DVD cuma bisa playback selama 1 menit lalu berhenti/tertutup dengan sendirinya? dan begitu juga dgn Gnome player..?

    Mungkin bisa dicoba VLC Media Player yang tersedia di Linux Mint…

    Jika masih bermasalah silakan ditanyakan disini…

    bisa melalui messenger atau email…

  19. mas…
    saya pake linuk mint. kok maenin dvd cuma bisa satu menit, trus gnome player tertutup sendiri… kenapa ya?
    mohon sarannya

  20. ya saya bukannya bermaksud menjelek2an Ubuntu yang dimana sebagai basis dari Linux Mint tapi dalam kenyataannya semua rilis Ubuntu masih sama saja tidak ada yang berbeda.. tetap saja harus melakukan download berbagai codec dan runtime yang dibutuhkan.. Bandingkan saja dengan Linux Mint semua serba tersedia… jadinya kan ndak repot… Khususnya untuk pengguna multimedia yang tidak pernah online karena internet di Indonesia masih merem melek..

  21. wah kejam kau ris, masak ubuntu di kasih tanda coret gtu. inget loh linux mint itu turunannya ubuntu, cman dah ditambahi aplikasi2 pelengkap🙂
    sayang anak, ya sayang ortunya jg donk😀

  22. Mantap deh kalau ada, langsung pindah nih ke Mint. thanks banget buat infonya.

  23. Wubi kembali hadir di Linux Mint dgn nama Mint4Win tetap dgn basis dari Wubi… Artikelnya sudah saya update utk respon dari komentar Mas Andi. Thanks for the reminder…

  24. Bagus artikel pembahasannya, lagi asyik baca tahu-tahunya udah habis. hehehehe…

    Yang disayangkan dari Linux Mint (dan semua distro lainnya selain *Buntu) adalah tidak bisa menggunakan Wubi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: