Prioritaskan notebook dengan logo Centrino, alasannya?


intellogo2009centrinoep Logo Centrino bukan sebagai hiasan melainkan sebagai penentu kinerja dan kompabilitas sistem kedepannya. Hal ini diperkuat dengan kompabilitas sistem operasi Linux yang berjalan lancar di platform Centrino, berbeda dengan non-Centrino dan AMD. Berbagai keluhan akan driver terpisah sering terdengar dan saya sendiri menjadi saksi akan kerepotan tersebut. Notebook dengan logo Centrino mempunyai arti tersendiri yaitu chipset dan wireless-nya dari Intel termasuk CPU-nya yang pasti dari Intel juga.

Sebagai pembanding dari artikel sebelumnya yang dimana saya mengumbarkan berbagai kekurangan notebook berbasis CPU AMD sekarang akan saya bandingkan langsung dengan notebook berbasis Intel Centrino dan AMD. AMD juga mempunyai model platform yang sama dengan Intel Centrino dimana CPU, chipset dan wireless berada dibawah 1 platform yang kompatibel satu sama lain. Namun AMD tetap saja tidak menjamin kompabilitas yang 100% karena dari 3 komponen utama tersebut berbeda merek dan jelas juga berbeda vendor pabrik.

Sebagai contoh salah satu platform AMD adalah notebook Compaq CQ45 yang dimana 3 komponen utamanya adalah CPU AMD Turion, chipset ATI Radeon HD3200 dan chip wireless. Kalau sudah berbeda vendor pastinya jika mau melakukan update driver akan sangat repot karena harus mendownload driver secara terpisah ditambah lagi jika salah satu dari driver tersebut tidak kompatibel dengan model hardware tertentu.

10744-aspire4810t03compaq-presario-cq45-200-notebook-pc-series_400x400

Sebelah kiri adalah ACER Aspire Timeline 4810T dengan platform Intel Centrino dimana dengan CPU Intel Core 2 Solo Ultra Low Voltage, Chipset Intel GS45 dan Intel Wireless AGN sementara disebelahnya adalah Compaq CQ45-110AU dengan CPU AMD Turion 64 X2 ZM-82, chipset ATI Radeon HD3200 dan wireless.

ACER Aspire Timeline merupakan pencetus produk notebook dengan durasi baterai diatas 5 jam namun performanya melebihi Intel Atom yang dimana ditujukan untuk produk netbook (notebook mini). Dari gambaran ACER Aspire Timeline bisa dibandingkan apakah ada notebook berbasis AMD yang bisa bertahan diatas 3 jam?

Sedangkan untuk CQ45 kita bisa melihat gambaran bahwa spesifikasi yang ditawarkan termasuk lumayan medium karena GPU onboardnya adalah HD3200 namun VRAM-nya shared dengan RAM utama sehingga kinerjanya tidak bisa maksimal meskipun chipsetnya HD3200. CQ45 pun baru ditekan tombol powernya sudah menghasilkan bunyi kipas pendingan yang luar biasa berisiknya dan ditambah lagi durasi baterai yang hanya 1 jam lebih.

Platform Intel Centrino mempunyai kelebihan tersendiri karena kompabilitas antara komponen tersebut 100% terjamin karena sama-sama dari Intel. Driver pun sangat mudah dicari, tinggal mengunjungi website Intel dibagian online update untuk driver. Secara otomatis sistem akan diperiksa dan jika ada update terbaru akan langsung diberikan link download langsung dan selanjutnya pengguna bisa instalasi.

centrinofamily1 intel_centrino_atom_processor_and_hub

Bukti yang lebih autentik dalam dunia kerajaan Linux. Dari semua notebook dengan platform Intel Centrino bisa digunakan langsung tanpa harus melakukan instalasi driver tambahan setelah instalasi OS Linux distribusi populer seperti Ubuntu maupun Linux Mint. Berbeda dengan notebook AMD milik teman saya, driver chipset dan wireless-nya harus didownload terpisah.

Kenapa harus didownload secara terpisah bukannya langsung di-integrasikan dalam distribusi Linux? Karena status lisensi dari driver pihak ketiga kebanyakan bersifat tertutup dan tidak bebas dimodifikasi untuk umum sehingga harus menunggu rilis dari pihak vendor. Hal ini merupakan salah satu kekurangan fatal untuk platform AMD dan tentu tidak akan ada CPU AMD dengan chipset maupun wireless Intel.

centrino

Begitu pun dengan Windows 7 yang baru dirilis, pada notebook Intel Centrino ACER Aspire Timeline saya tidak perlu melakukan instalasi driver tambahan apa pun dan tidak ada hardware yang terbengkalai setelah instalasi Windows 7. Berbeda dengan CQ40 yang minggu lalu saya analisa ternyata banyak driver yang harus didownload terpisah dan ditambah lagi tidak adanya link download khusus dari AMD maupun HP untuk driver Windows 7 secara universal. Malah kebanyakan harus direpotkan dengan download berbagai plug-in atau add-on.

intel-badging-stars-rating-system_610x333

Banyak hingar bingar bahwa platform AMD Turion 64X2 ZM-84+ ATI HD3200 lebih baik daripada Intel Core 2 Duo P8400 + Intel GMA4500MHD, dari sisi spesifikasi memang untuk perbandingan GPU jelas lebih unggul ATi HD3200 namun dari sisi prosesor Intel Core 2 Duo P8400 jauh lebih unggul daripada AMD Turion 64X2 ZM-84. Bisa dilihat buktinya pada daftar dibawah ini.

http://www.notebookcheck.net/Mobile-Processors-Benchmarklist.2436.0.html

2010-01-03_1639072010-01-03_163844

Intel Core 2 Duo P8400 berada di posisi 37 dan AMD Turion 64X2 ZM-84 berada jauh di posisi 77. Jika Intel Core 2 Duo P8400 dipasangkan dengan GPU NVIDIA seri low-end seperti GeForce 9300M pun sudah bisa melibas ATI HD3200.

Harga jual yang murah dari pltaform AMD memang dikarenakan sebagian besar notebook dengan platform AMD menggunakan GPU ATI shared dimulai seri HD2400 hingga yang terbaru saat ini adalah HD3200 bahkan seri HD4000 sudah ada. Namun meskipun serinya termasuk baru performanya terpotong dikarenakan VRAM yang shared dengan RAM utama. Kinerjanya pun bisa kalah dengan GPU NVIDIA GeForce 9300M yang notabene adalah seri terbawah.

Kebanyakan konsumen di Indonesia kena rayu oleh logo ATI yang nempel bukan dari peforma nyata. Padahal logo ATI yang nempel bukanlah GPU dedicated melainkan hanya chipset GPU onboard. Berbagai hingar bingar bahwa notebook AMD lebih baik dalam game daripada notebook Intel pun tidak ada buktinya secara nyata.

Percaya atau tidak, Intel Pentium M 750 1,86 GHz + ATI Mobility Radeon X700 64 MB bisa bersaing dengan AMD Turion 64X2 ZM-84 + ATI HD3200 dalam performa gaming.

2010-01-03_170038

Percaya atau tidak ATI Mobility Radeon X700 milik saya pun masih bisa memainkan Left 4 Dead dan Left 4 Dead 2 termasuk Tom Clancy’s HAWK tanpa masalah tentunya dengan CPU Intel Pentium M 1,86 GHz.

3 Responses

  1. Wah, kalo bener pake: Intel Pentium M 750 1,86 GHz + ATI Mobility Radeon X700 64 MB (kayanya 128 MB gan.. 64 MB untuk yg X300 kali… gau tau deh) performa notebook udah mantep, jadi makin pede nih nyari IBM ThinkPad T43!
    Makasih infonya gan..
    Go Centrino!!

  2. Yup sebagian besar konsumen khususnya yg awam hanya melihat dari spesifikasi diatas kertas dan logo yg nempel di notebook tsb. Platform Centrino juga telah menjadi jaminan yang tinggi untuk kompabilitas antar hardwarenya dan lebih enaknya lagi semua paket driver bisa diinstall dengan mudah tanpa independencies tertentu.

    Notebook berbasis AMD pun tidak pernah ada keunggulan yang mencolok. Sedangkan Intel Centrino dengan jajaran CPU-nya banyak memiliki keunggulan yang mutlak seperti model ULV yg daya tahan baterainya bisa diatas 6 jam, model mainstream yang sudah merangkap ke harga terjangkau dan model papan atas yang sudah merajai performa dalam dunia notebook.

    Apakah ada notebook AMD yang baterainya bisa bertahan diatas 4 jam?

  3. wow…nice info om…
    Intel emang lebih unggul, cuman sayang ya kebanyakan Laptop Intel VGA-nya pake Intel GMA, itu yg kadang jd pertimbangan orang buat beli, kadang2 ga support ama beberapa jenis game si ni chipset, coba pake Produk dr Nvidia, pasti bakalan lebih keren tu…😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: