Notebook dengan CPU AMD, sangat tidak direkomendasikan!


AMD Turion logo NR Small Mungkin judul artikel ini agak keras dan cukup menyinggung. Namun judul tersebut memang saya ungkapan dari kekesalan saya dari semua teman saya yang selalu bermasalah saat menggunakan notebooknya yang dimana menggunakan prosesor AMD. Dimulai dari suhu CPU-nya yang kelewat panas (bukan hangat melainkan panas), boros baterai (durasi sangat minim), driver susah didapat dan kerap kali susah dicari untuk update terbarunya dan berbagai masalah lainnya dimana kerap menyusahkan kedepannya.

5 teman saya, 3 diantaranya menggunakan Compaq CQ40 dan 2 lainnya ACER Aspire 4530 dan semuanya menggunakan CPU AMD Turion. Dimulai dari Compaq CQ40 yang sejak minggu lalu saya urus untuk melakukan downgrade ke sistem operasi Windows XP dari Windows Vista.

Ya benar, teman saya yang menggunakan sistem operasi Windows Vista merasa kesal dengan beban sistem yang luar biasa berat. Sehingga meminta saya untuk melakukan downgrade ke sistem operasi Windows XP. Disinilah berbagai masalah muncul pada saat saya mencari driver dan berbagai perihal yang dibutuhkan untuk instalasi Windows XP ke Compaq CQ40.

Dimulai driver SATA AHCI, di Compaq CQ40 fitur di BIOS untuk memilih jalur HDD seperti di notebook lainnya yang dimana berfungsi untuk instalasi OS lama seperti Windows XP yang tidak mendukung SATA AHCI sengaja dimatikan supaya pemilik Compaq CQ40 hanya bisa menginstalasi Windows Vista. Ini merupakan kekurangan fatal dari notebook yang murah (bisa dibilang murahan).

AHCI Configuration 1AHCI Configuration 2

Masih dalam masalah driver, berbagai driver untuk Compaq CQ40 sangat susah dicari dan dari website resmi Compaq (HP) tidak menyediakan driver untuk Windows XP. Hal ini memang disengaja supaya para pengguna Compaq CQ40 hanya menggunakan Windows Vista.

Yang lebih aneh lagi saya menemukan sebuah update CPU AMD untuk sistem operasi. Padahal CPU Intel tidak pernah ada update seperti ini dari dulu. Setelah instalasi update tersebut pun tidak ada yang berubah sama sekali. Saya pernah mendengar dari sebuah website bahwa update tersebut diindikasikan adanya bug di dalam CPU AMD yang bisa mengakibatkan masalah dalam salah satu perintah CPU.

Untuk driver – driver lainnya kerap kali disusahkan karena harus mencarinya di website yang non-resmi dan sering kali tidak cocok dengan sistem hardware CQ40, sehingga harus download lagi yang cocok. Sungguh sangat repot dan menyita waktu apalagi koneksi internet yang suka naik turun alias tidak stabil di Indonesia ini.

Berbeda dengan Intel, lebih gampang lagi kalau produk notebooknya ada label logo Centrino. Karena notebook dengan label Centrino, CPU, Chipset dan Chip Wireless-nya produk dari Intel sehingga drivernya hanya perlu satu paket dari Intel tanpa perlu mendownload dari website yang berbeda. Bahkan di website Intel tersedia layanan online update langsung dengan memeriksa sistem melalui JavaScript dan menampilkan rilis terakhir driver dari masing – masing hardware (chipset dan wireless).

Pada link website Intel Driver Update akan ditampilkan seperti dibawah ini;

Intel Driver Update 1Intel Driver Update 2

Setelah melakukan pemeriksaan hasilnya akan ditampilkan seperti ini

Intel Driver Update 3

Dari hasil di atas terlihat bahwa semua driver telah terupdate, jika salah satu dari driver belum terupdate maka Intel akan langsung memberi link download langsung ke pengguna. Tinggal download dan langsung install, praktis kan…?!

Untuk notebook yang labelnya hanya logo dari prosesornya seperti Intel Core 2 Duo / Core 2 Solo / Pentium Dual Core. Maka dari salah satu komponen chipset atau wireless bukan dari produk Intel. Hal ini juga agak repot kalau chipset atau wireless bukan dari Intel. Kalau dari NVIDIA masih agak mendingan karena ada halaman website khusus yang disediakan oleh NVIDIA untuk mendownload driver, pengguna tinggal memasukkan model dari GPU yang ada dipakainya maka akan muncul link downloadnya.

Berbeda dengan ATI (yang sekarang menjadi milik AMD) harus melalui proses validasi sistem hardware, dengan sebuah aplikasi kecil akan diperiksa sistem hardware dari notebooknya, kalau cocok maka link download akan muncul dan bisa langsung diinstall tapi kalau tidak cocok pengguna harus mendownload dari website produsen notebook yang dimana kerap tidak up-to-date.

Masalah lainnya yang menjadi momok dan jelas merugikan adalah masalah suhu yang sangat panas. Semua unit Compaq CQ40 milik teman saya suhunya sangat panas padahal baru ON 30 menit. Jika diraba dibagian atas keyboard (tepat dibalik posisi CPU AMD) sangat terasa panas bukan hangat loh, PANAS..!! Dari awal menekan tombol power dan baru BIOS saja sudah terasa hawa panasnya. Sebagai pembanding CPU Intel di notebook CQ40 milik teman saya tidak terasa panas melainkan hanya hangat itu pun hanya hangat biasa.

Adapun pengakuan dari member forum NOTEBOOKREVIEW mengenai panasnya CPU AMD Turion di notebook HP DV6 yang menyatakan suhunya sangat panas.

Hey guys!
I have a problem with my HP dv6 1299ea laptop. I bought in in August, and was very satisfied with my purchase until lately, when it has been overheating. I have noticed that the fan is running almost non-stop for a while now, but didn’t care too much, since I have been playing games and so on. But recently the fan is now running non-stop even when it’s idle, or I just browse.
Today I installed speedfan, and it shows core temperature on idle of around 70 degrees C. Sometimes it even goes above 80, and that is without any games or complicated applications running – just browsing. In Medieval II Total war it stays above 80 constantly. Now, when I’m writting it shows between 65-70 degrees C. I see that speedfan does not support my motherboard, since it only shows core, no GPU, HDD, and nothing about the fan speed. Is there any other software that might help me identify and solve the problem?
I know AMDs tend to overheat, compared to Intels, but this just seems too much. I did some research, and saw that it is a known problem for HPs. I ordered a laptop cooler (Titan TTC-G4TZ), but will get it in about a week. I was wondering if there is anything else I could do to solve the problem.

[HP DV6 Version Overheating] [December 17, 2009]

Credits: santa dem@NOTEBOOKREVIEW Forum

Begitu pun pada 2 notebook ACER Aspire 4530 teman saya, CPU AMD-nya juga sangat terasa panasnya. Saya pikir panas tersebut disebabkan oleh debu yang menumpuk di HSF CPU, namun setelah dibersihkan sama saja.

Berbagai klaim dari AMD bahwa produk CPU Turion-nya lebih dingin dan hemat daya ternyata TIDAK BENAR. Saya berani mengatakan begini karena saya telah merasakannya secara langsung. Klaim hemat daya pun sudah saya bandingkan dengan 2 unit CQ40 dengan CPU AMD Turion dan CPU Intel Core 2 Duo.

CQ40 dengan CPU AMD hanya bertahan 1 jam 30 menit dan CPU Intel bisa mencapai 2 jam lebih. Bisa dilihat juga pada produk CPU AMD Neo dan Intel Atom serta Intel Core 2 Solo Ultra Low Voltage. Intel Atom paling lama bisa mencapai 4 jam, Intel Core 2 Solo saja bisa bertahan hingga 8 jam pada notebook ACER Aspire TimeLine yang dulu dibeli oleh ayah saya dan ditambah lagi pada ASUS UL30 CPU Intel Core 2 Duo Ultra Low Voltage bisa mencapai 12 jam.

Nah… Apakah ada CPU AMD Neo ataupun Turion yang bisa bertahan lebih dari 4 jam? Sampai sekarang paling lama cuma 2 jam-an saja. Saya anggap memang tidak bisa lama karena Turion sering dipasangkan dengan chipset ATI Radeon yang dimana watt-nya lebih tinggi dari Intel GMA.

Harga dari produk notebook dengan CPU AMD memang lebih murah namun lihat semua masalah yang saya alami, semuanya sangat merepotkan dan kerap membuat masalah. Murah tapi murahan hingga membuat saya kesal.

Hal baru yang menjadi kekurangan adalah layanan servis yang tidak jelas. Pertengahan bulan ini saya baru saja mengantar teman cewek saya untuk melakukan RMA unit HDD CQ40 karena mengalami Bad Sector setelah saya cek melalui OS Linux. Setelah diperiksa ternyata unit HDD-nya tidak ready stok dan harus menunggu 1 minggu bahkan lebih parah setelah liburan tahun baru. Saya sendiri sangat kaget dengan berita tersebut, padahal HDD-nya juga dari brand Western Digital. Tinggal beli dari distro WD kan sebenarnya bisa tanpa harus menunggu dari pihak pusat di Jakarta (lagi – lagi Jakarta).

Sekarang ke ACER Aspire 4530 yang dimana menjadi notebook paling sering bermasalah (menurut para member di forum CHIP).

[WARNING] Laptop murah = banyak trouble

Dulu di Indonesia pemain Laptop masih segelintir merek2 seperti Asus, Dell, Toshiba, Sony, Acer, HP, IBM, Lenovo. Namun sekarang lihat … di Indonesia hampir semua notebook merek lokal dan merek cina berada di Indonesia, lantas bagaimana daya tahan dan tingkat kerusakannya ?
Sejauh ini sejauh gw berkelana di SC2 laptop kebanyakan laptop murah tsb mengalami banyak gangguan kerusakan, entah bener2 rusak atau user faulty. Tapi yang jelas, salah satu merek yang populer belakangan ini HP-Compaq dengan CQ series nya banyak masuk ke HP SC (rekor 1 hari masuk 16 biji, survey by myself)
Dan Acer ternyata sudah sedikit memperbaiki buildnya yang dimana tidak seperti tahun2 sebelumnya “gampang rusak”.
Dan untuk BenQ dan Asus ternyata berkembang lebih baik dan bandel mesinnya. MSI pun tidak kalah mulai buildnya setara dengan merk2 seperti Asus, dkk.
Untuk merek lokal dan merek cina, terus terang gw belum ada data yang kongkrit tapi ada info “gampang panas dan build nya kasar”
Relakah uang anda dibelikan laptop murah tapi banyak trouble dibelakang ??

Credits: Shin-Ra@CHIP Forum

Lebih baik pilih produk notebook yang kualitas bangunnya dan layanan servisnya jelas, jangan asal pilih karena mereknya udah tersohor atau disarankan oleh teman. Lebih baik lakukan survey dan cek di internet. Lebih baik lagi kalau tidak membeli yang CPU-nya AMD.

Saya pun sangat setuju dengan pendapat dibawah ini;

secara pribadi kalo untuk pemakaian sendiri ngga rela beli laptop murah kalo banyak trouble di belakangnya. cuma gini bro yg bikin dilema, temen aku 90% udah pake laptop dengan berbagai merek dan tipe, cuma yang rusak itu ngga mesti merek lokal/cina. ada yg pake toshiba portege 3bulan ada yg jebol ada yg awet, ada yg pake forsa 1th adem2 aja ada juga yg 1bulan DVDRW dah jebol dll. jadi mau nyimpulin rada2 susah juga, malah cenderung ke tipe usernya kayaknya. kalo user ati2 dan ngerti ngerawat pastinya laptop jadi awet, kalo yg pake cuma user awam yg ngga ngerti apa2 asal pake doang tentunya laptop sebagus apapun bisa aja jebol.
so kalo merasa ngerti bagaimana memperlakukan laptop dengan benar kita bisa pilih merek biasa karena resiko rusak karena perlakuan user bisa diminimalkan
kalo merasa ngga ngerti apa2 cuma bisa pake doang mending pilih merek bagus karena daya tahan material dan komponen HW mestinya lebih kuat dari merek biasa sehingga “lebih tahan banting” menghadapi user brutal.

Credits: hartanto2308@CHIP Forum

Pengguna harus mengerti dan memahami setiap seluk – beluk produk yang dibeli, yang paling utama adalah membaca buku panduan dan berbagai perihal garansinya. Sehingga nantinya tidak ngoceh di service center atau malah kena tipu dari SC-nya kalau anda sebagai pengguna awam gampang dibodohi (ditipu dengan istilah teknis) yang akhirnya cuma pasrah.

Lebih baik hindari produk notebook berbasis CPU AMD, murah tapi sering bermasalah dibelakang. CPU Intel masih mendominasi disegmen produk notebook dengan jajaran Intel Core 2 Solo, Core 2 Duo, Core 2 Quad dan yang baru Core i7 akan rilis awal tahun 2010. CQ40 dengan CPU Intel pun jauh lebih dingin daripada CQ40 CPU AMD Turion.

Notebook dengan CPU AMD, sangat tidak direkomendasikan…!!! Saya begini bukan berarti promosi untuk Intel namun dari pengalaman saya sendiri.

Sebagai penguat akan performa CPU Intel disegmen notebook bisa dilihat pada daftar perbandingan prosesor notebook dari website independen NotebookCheck

NotebookCheck Mobile Processor Benchmark List

Mobile CPU Benchmark

Pada screenshot diatas jelas terlihat CPU terkuat dari AMD hanya menduduki posisi 41 dibawah semua CPU Intel, bahkan seri dari CPU AMD tersebut adalah Turion II Ultra model terbaru dengan kecepatan 2.600 MHz dengan FSB 3.600 MHz kalah dengan CPU Intel Core 2 Duo yang hanya 2.300 MHz dengan FSB 800 MHz, dan lagi seri CPU Intel tersebut adalah seri T6770 yang ditujukan untuk kelas menengah.

11 Responses

  1. Dulu ya dulu skrg ya skrg udah beda jaman gan apa lagi amd yang generasi skrg sdh top gan apalagi amd fx saya pakai buat game berat gak panas tuh lancar kok

  2. .
    waduh, tolong please jangan dibahas lagi deh.
    Penulis artikel ini kan membahas teknologi laptop tahun 2009, itu hampir 6 tahun lalu. Untuk saat itu, penulis ini tidak merekomendasikan prosesor AMD untuk laptop.
    selama 6 tahun belakangan ini, teknologi amd juga maju dengan pesat.
    kalo masalah panas, memang dulu AMD terkenal panas tapi sekarang kelihatannya sebanding dng intel mengenai panasnya, tapi kalo kinerja, intel lebih kencang.
    netbook intel atom HP juga sangat panas, mungkin sebanding dng turion.
    Ane sekarang pakai netbook ASUS AMD Brazos E450 1,65 Ghz Radeon 6320, RAM 6GB, masih bisa rendering gambar di Vray SkechtUP selesai 20 menit, dimana ASUS U36SD i5 Nvidia GT520M menyelesaikan dalam waktu 12 menit. Jadi hanya 2 kali lebih lama, ya ga masalah karena ane jarang pakai untuk rendering. Yang penting sanggup.

    Ane pengalaman memakai produk intel sejak Intel Pentium II, Pentium III, Pentium IV, Dual Core, intel atom, Core2Duo, i5 sampai Intel i5,
    ane juga pengalaman pake AMD sejak AMD K2-350, AMD Atlon 1 Ghz (fenomenal karena prosesor pertama di dunia yg menembus batas 1 Ghz), AMD Brazos, AMD Kaveri.

    Masing-masing produk punya kelebihan dan kelemahan masing-masing. tahun 2005-2007, Intel sempat kalah kinerjanya dengan AMD tapi selanjutnya dengan Core2Duo – i3 – i5 – i7, intel melaju pesat tanpa bisa dikejar AMD sampai sekarang.

    AMD suka ambil langkah berbeda dengan intel, setelah AMD memecahkan rekor batas 1 Ghz, intel lalu mengejar angka Ghz sehingga Pentium III pun ada yg 1,3 Ghz, lalu disusul pentium IV dengan Ghz yg semakin tinggi, AMD mengambil langkah misalnya 3000+, artinya clock sebenarnya 2 Ghz tapi setara intel yg 3 Ghz.
    Setelah Intel melesat dengan seri i3 i5 i7 nya, AMD mengambil langkah berbeda dengan menggabungkan prosesor dan VGA yg lebih bertenaga, lebih kuat grafisnya dibanding intel VGA onboard.

    begitulah persaingan prosesor tingkat dunia.
    Sekarang malah bergerak ke persaingan prosesor mobile seperti samsung, ARM, Qualcoom, Intel, AMD, dll.

    yg penting sesuaikan pembelian laptop dengan kebutuhan kita sendiri, ok ???🙂
    .

  3. Saya pengguna AMD sejak awal mulai beli komputer.. sampai sekarang aman aja tuh.. bahkan PC saya yg masih pakai AMD Sempron dan vga ATi radeon masih hidup sampai sekarang dgn OS Win Xp, kalau panas sih memang panas, toh dari dulu AMD memang terkenal panasnya… untuk urusan driver masih aman aja kok , asal CD bundlinng tetap terjaga. update driver juga tinggal instal software update driver

  4. hmm sy punya bnyk pengalaman dgn AMD baik desktop maupun laptop. AMD Athlon 64 pny temen nyaris tdk ada masalah apapun dgn windows xp, termasuk driver bawaan motherboard.

    Acer Ferrari dgn AMD Turion 64 x2 jg dingin dan lancar2 saja dgn windows xp dan tdk ada masalah driver.

    Toshiba AMD E-350 dgn windows 7, Acer AMD E1 dgn windows 8, Toshiba AMD E1 dgn windows 7, Acer FO AMD E-350 dan Sony Vaio AMD E-350 dgn windows 7 semua dingin tanpa masalah

    dan skrg SAMSUNG AMD E1-1200 dgn windows 7 sangat dingin tanpa masalah

    semua batrenya sgt irit smp 3,5 jam full operation

    jd? tdk ada mslh dgn laptop AMD

    justru desktop dgn Intel P4 ada trobel saat instal SATA trpaksa pake APM dgn mematikan ACPI

  5. bagi yg kuliah IT win XP memang dibutuhkan ……CQ40 AMD memang kurang bagus…..

  6. Sangat tidak bermutu TS’nya…

    Karena saya pengguna AMD. dari PC sampai Notebook
    mungkin dari perawatan anda saja.
    toh saya selama ini memakai produk AMD tenang2 saja.

  7. pada link yang anda berikan, benchmark sintetik GMA4500HD nilainya di bawah HD3200

    pada test DXVA, tentu saja yang saya maksud adalah encoding dengan VGA, kalo tidak tentunya Processor yang lebih berperan.

    saya kira tidak bisa dibilang GMA4500HD lebih bagus daripada HD3200

    padahal saya pribadi berpendapat inilah nilai jual dari notebook yang disebut2 (ditambah harganya yang SANGAT murah). perihal sering ada trouble dan sebagainya apakah bisa dikaitkan dengan VGA nya, prosesornya ataukan Vendor nya ?

    saya berpendapat judul artikel ini terlalu menggeneralisasi seperti kebiasaan kita, orang indonesia pada umumnya

    usul saya : “jangan membeli notebook CQ40 (dengan procesor AMD)”

  8. Untuk kemampuan benchmark dan real game fps saya hanya bisa memberikan gambaran dgn perbandingan ACER Timeline 4810T (Intel Core 2 Solo + Intel GMA4500MHD) dan Compaq CQ40 (AMD Turion TL58 + ATI Radeon HD3200).

    Dalam memainkan game racing TrackMania masing-masing menemui lag saat berhadapan dengan view area yg terdiri dari banyak komponen graphics lalu pada game Left 4 Dead, GMA mendapat rata-rata 23 fps dan HD3200 di angka 19 fps dengan setting graphic semua low level.

    Untuk playback video HD keduanya tidak ada masalah namun untuk HD3200 saya mendapatkan tampilan dari video 1080p terkesan jaggies sedangkan GMA4500MHD normal-normal saja. HD3200 baru bisa menampilkan tanpa jaggies setelah saya konfigurasi dari setting Output DXVA di video player MPC-HC.

    Pada sistem operasi Linux, GMA4500MHD lebih baik karena video yang ditampilkan tidak ada efek vertical unsync sedangkan pada HD3200 sering ditemui, hal tersebut disebabkan driver dari ATI utk HD3200 tidak dirilis ke komunitas OpenSource sedangkan Intel telah membuka kode driver-nya untuk OpenSource. Maka tidaklah heran kalau Linux bisa langsung mengenali Intel GMA4500MHD tanpa instalasi driver.

    Untuk testing sintetis dari pihak resmi bisa melihat dari 2 link berikut:
    HD3200@notebookcheck
    GMA4500MHD@notebookcheck

    Informasi mengenai benchmark dan test game tersedia di link tersebut.

    Sebagai informasi saja, saya tidak bermaksud merendahkan nama AMD dan produk Compaq namun mempublikasikan apa yg terjadi selama dalam pandangan saya dan tidak ada yang saya rekayasa. Dengan mengambil dari berbagai sumber yang terpercaya seperti Forum CHIP dan teman-teman saya sendiri. Saya hanya berpendapat bahwa produk notebook berbasis AMD saat ini tidak direkomendasikan karena berbagai masalah yang sering terjadi, dan terjadi sejak Compaq merilis produk CQ40 berbasis AMD Turion.

    regards,
    tridentcore

  9. “………dan chipset HD3200 performanya hampir sama dengan Intel GMA 4500MHD…”

    maap? boleh saya liat benchmark / real game fpsnya ?

    bagaimana dengan kemampuan DXVA ?

  10. kepada saudara arees… mungkin kalau saya memang membuat anda tersinggung… sedianya saya akan minta maaf kepada anda…

    namun jika anda mengerti situasi yang saya alami dengan notebook CQ40 mungkin anda akan berpikir kembali… saya akan menjabarkannya kepada anda… berikut ceritanya…

    artikel tersebut saya publikasikan pada akhir 2009 yang dimana saat itu hingga sekarang saya kuliah di jurusan Teknik Informatika bersama teman2 saya, nah lebih dari 10 teman saya menggunakan produk CQ40 tersebut dan pada saat itu mata kuliah kami menuntut akan penggunaan OS WinXP, alasannya? Ya.. karena program yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas yang diberi dosen hanya bisa berjalan sempurna di WinXP, saya pernah mencobanya di WinVista dan awal Januari kemarin mencobanya di Win7, programnya tidak bisa berjalan dengan sebagaimana mestinya…

    nah kalau begitu kan mau tidak mau WinXP harus dipakai sebagai OS utama, sedangkan pada saat itu penggunaan Virtual OS tidak memungkinkan karena cukup menyita banyak kapasitas RAM. Mungkin bro arees menganggap saya sewot terhadap masalah ini karena yg bermasalah bukan laptop milik saya, memang benar namun semua teman2 saya yang dimana bermasalah saat mencari driver WinXP utk CQ40 hanya bisa mengandalkan saya karena waktu itu saya cukup berpengalaman dalam masalah driver dan teknik manipulasinya. Namun dari semua yang saya tahu tidak ada yang berhasil bahkan cukup menyita waktu, dengan mendownload dari berbagai sumber ditambah lagi koneksi internet yang merem-melek.

    Sekarang saya coba bertanya kepada anda bro arees, jika dalam kegiatan anda sekarang ini sekolah/kuliah/kerja (maaf saya belum mengetahui status anda) dan dimana kegiatan atau pekerjaan tersebut menuntut anda untuk menggunakan aplikasi yg hanya bisa berjalan di WinXP dan nihil di WinVista maupun Win7… apa yg akan anda lakukan? dengan situasi deadline tugas tersebut kurang dari 3 bulan…

    Masalah boros daya semuanya telah terbukti di teman2 saya… dengan 10 unit CQ40 semuanya mempunyai problema yg sama yaitu durasi baterai kurang dari 2 jam… dan bulan Juni lalu salah satu teman sudah mengalami overheat dan baterai drop hingga 80%… overheat hingga sistem mengalami forced-off atau sistem mati mendadak karena kepanasan… dan semua sudah melewati masa garansi…

    sebagai info saja… kasus yang saya ceritaka diatas ternyata telah terjadi di-seluruh Indonesia hampir serentak bagi semua pemakai CQ40… di forum CHIP salah satu penjual produk notebook di Jakarta mengaku bahwa CQ40 membuat reputasi toko-nya menurun dan sering mendapat komplain dari pembeli…

    satu pertanyaan lagi untuk bro arees, kenapa anda membeli produk CQ40? Apakah karena harganya yg murah? atau karena ada HD3200? teman2 saya sebagian besar membeli produk CQ40 karena alasan murah dan HD3200 tersebut padahal CQ40 kualitas produknya telah dinilai sangat buruk dan chipset HD3200 performanya hampir sama dengan Intel GMA 4500MHD…

    blog’s author
    Aries Santoso (tridentcore.com)

  11. kayaknya lu cocok deh jadi salesnya INTEL….

    sbnernya yg kena trouble tmen2 lu kan??trs knp lu yg sewot gtu, biasa aj kali??!!

    mslah CPU AMD boros daya emng bner sh, tp yg gw alamin ga separah yg lu omongin d atas. Gw pake CQ40 AMD TurionX2 + ATI Radeon HD3200 dengan OS win7 bsa sampe 2jam-an, hal ini menrut gw wjar2 aj soalnya mngkin jg pengaruh dari ATi Radeon tsb.

    trs maslah driver, spa bilang cma HP CQ40 yg ssah cari driver XP???tmen gw aj yang pake Toshiba Satelite L510 sma jg kagak ad driver yg support XP….

    kl mnrut gw skr win XP tuh emng ud pada d tinggalin para vendor, coz mereka hrs ngikutin perkembangan OS. dari Mikocoknya jg kn XP memang sudah hrs berakhir dan d ganti sma VISTA / Win7….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: