BACKUP Your Windows! Step by step using Nero BackItUp!


connection reseaux 3dDalam membackup dengan Nero BackItUp kali ini, kita akan melakukan diluar Windows. Maka dari itu kita akan membuat bootable disc melalui Nero BackItUp. Jika melakukan di dalam Windows maka akan muncul berbagai peringatan dari Nero BackItUp karena partisi masih dalam keadaan dipakai oleh sistem operasi. Sehingga kita memerlukan Nero BackItUp Image Tool yang menggunakan basis Linux LiveCD.

– Pertama buka program Nero BackItUp lalu klik menu “Tools” lalu pilih “Create Bootable Disc”,

2007-12-14_162028 2007-12-14_162112

– Restart sistem dan masuk ke BIOS, konfigurasikan boot device ke DVD/CD-ROM,

DSC03438DSC03437DSC03439

– Boot melalui CD Nero BackItUp Image Tool lalu pilih bahasa,

DSC03389DSC03390DSC03350

– Saat start Nero akan memeriksa semua device yang terkoneksi,

DSC03392

– Centang “I accept the terms of the license condition” setelah menyetujui semua lisensi yang ada, pada window opsi berikutnya klik cancel karena kali ini kita tidak menggunakan backup jaringan,

DSC03350DSC03351

– Pilih “BackUp Drive”, klik next, lalu pilih partisi yang akan dibackup dan klik next,

DSC03366DSC03355

– Pilih tempat dimana backup akan disimpan, kali ini kita memakai HDD eksternal. Buat folder jika perlu, (Format dengan sistem file FAT32 jika memakai HDD eksternal)

DSC03367DSC03368

– Beri nama file backup sesuai selera lalu pilih level kompresi untuk file backup agar ukuran file backup dapat ditekan tapi berimbas terhadap durasi backup yang makin lama,

DSC03369 DSC03370

– Jika ingin file backup aman dapat menggunakan fitur password encryption, pilih classic atau menggunakan alogaritma AES 256 bit kalau ingin lebih aman, klik next untuk tahap final,

DSC03371

– Jika ingin data diverifikasi kembali saat backup selesai centang di kotak opsi “verify data after backup”, klik backup jika semua konfigurasi telah matang dan siap memulai proses backup,

DSC03372DSC03373

– Proses backup akan berjalan, centang opsi “automatically shut down PC when done” jika ingin PC shut down otomatis saat backup selesai.

DSC03378DSC03379

4 Responses

  1. Kalau bakup partisi sistem ya jelas nantinya kalo direcovery bisa bootable. Restore dan boot dari flash disk belum pernah saya coba.

  2. Partisi OS hasil backup ini bootable kn?
    Trus, bisakah kalau dibackup ke flashdisk? Kalau bisa, untuk merestore, bisakah boot dari flashdisk nya langsung? Atau, apakah harus boot dari CD/DVD hasil burn Nero tadi?

    Maaf kalo kebanyakan nanya.😮
    Makasih atas artikelnya😀

  3. Satu aja cukup… Daripada pake 2 program backup malah repot lebih baik bikin 2 backup recovery point yang reguler dengan satu program aja… jadi kan ndak repot…

  4. Yang ini juga patut dicoba neh…… 2 backup lebih baik dari 1 kan???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: