Back Up Your Windows using Norton Save and Restore 2 (also works for Norton Ghost 12)


2008-03-20_222534Kali ini saya hanya menunjukkan cara membackup data dengan Norton Save and Restore. Symantec memberi kemudahan dalam konfigurasinya yang sangat fleksibel namun hal ini harus dibayar dengan beban sistem yang lumayan tinggi. Harga lisensinya pun bisa dibilang rata-rata dari semua program backup komersil yang beredar. Berikut tutorial dari cara membackup langkah demi langkah, silakan disimak.

Yang harus dilakukan pertama dalam tahap membuat backup adalah membuat sebuah “job” di task list Norton Save and Restore. Klik “Run or Manage Backups” di menu utama atau dari tab “Tasks”.

clip_image005clip_image007

clip_image010clip_image012

Selanjutnya klik “Define New” untuk membuat “job” baru. Arti kata dari “job” adalah sebuah pekerjaan untuk Norton Save and Restore yang telah dikonfigurasi tetap sehingga user tidak perlu setting ulang jika ingin membackup dari sumber yang sama dengan setting yang sama.

clip_image014

Selanjutnya akan muncul dialog dibawah ini. Pilih “Back up My Computer” jika ingin membackup satu partisi atau lebih, lalu pilih “Back up selected files and folders” jika hanya ingin folder/file tertentu yang ingin dibackup. Dalam kasus kali ini pilihlah yang “Back up my computer”…

2008-03-20_223232

Selanjutnya pilih partisi yang ingin dibackup, tahan tombol “Control” (Ctrl) untuk memilih lebih dari satu partisi. Klik next…

2008-03-20_223157

Dalam kasus ini saya memilih partisi C: dengan label “WINXP DRIVE”… Berikutnya akan muncul dialog seperti dibawah ini…

2008-03-20_223232

Pilih “Recovery Point” untuk membuat sebuah backup yang sangat direkomendasikan dimana metode ini sangat menghemat kapasitas untuk kedepannya, karena pada backup selanjutnya hanya file-file baru yang dimasukkan ke dalam file backup. Disamping hemat kapasitas juga hemat waktu. Dalam kasus ini kita memilih Recovery Point.

Sedangkan untuk “Independent Recovery Point”, Norton Save and Restore akan membuat backup yang sama disetiap prosesnya tanpa mempedulikan apa pun. Jadi sama saja dengan FULL BACKUP. Pada backup awal “Recovery Point” dan Independet Recovery Point” sama-sama mengkonsumi kapasitas yang sama karena bagi “Recovery Point” backup pertama ini dijadikan patokan.

2008-03-20_223308 2008-03-20_223424

Pada dialog selanjutnya, pilih tempat backup. INGAT! Direkomendasikan tempat backup yang dipakai harus TETAP untuk backup-backup selanjutnya dan berkapasitas cukup besar. Dalam hal ini saya memakai setengah dari HDD 250 GB. Jadi yang saya pakai buat tempat backup sebesar 125 GB. Beri nama file backup agar gampang diingat. Klik next…

Selanjutnya pilih tingkat kompresi untuk file backup, semakin tinggi dapat menghemat kapasitas namun waktu yang dibutuhkan kurang lebih 10% hingga 30% lebih lama, namun untuk prosesor Dual-Core macam Core 2 Duo hal ini tidak menjadi masalah. Proses dapat berjalan lancar dan cepat dengan bantuan CPU dual-core.

2008-03-20_223549 2008-03-21_024346

Opsi “verify recovery point after creation” difungsikan agar Norton memeriksa kembali file backup yang sudah jadi dengan data aslinya, apakah ada yang terlewat atau tidak. Opsi yang dibawahnya untuk memberi batasan jumlah file backup yang akan dibuat, jika partisi yang akan dibackup kapasitasnya lumayan besar (>20 GB), tingkatkan jum lahnya agar filenya tidak terlalu besar. Untuk membatasi dalam satuan kapasitas klik “Advance”. Centang “Divide into smaller files to simplify archiving”, pilih yang sesuai.

2008-03-20_223641 2008-03-21_025449

Lalu pada dialog selanjutnya, konfigurasikan kapan “job” ini akan aktif, apakah setiap hari, tiap hari tertentu, tiap minggu/bulan/tahun. Klik tulisan biru “Select Event Triggers” untuk membuat sebuah pemicu untuk menjalankan “job” tersebut. Backup akan dilakukan jika…

– Aplikasi baru terinstall,

– Aplikasi tertentu dijalankan (executed),

– User log on (siapa saja),

– User log off (siapa saja), dan

– Data di dalam partisi bertambah XXX MB (dapat ditentukan sendiri).

2008-03-20_223711 2008-03-21_030646

Pada dialog terakhir, user dapat memilih untuk menyimpan “job” jika ingin membackup dilain waktu atau langsung menjalankannya. Untuk menyimpan langsung saja klik “Finish”, untuk langsung menjalankannya centang “Run Backup Now” dan klik “Finish”. Selanjutnya proses backup akan berjalan seperti pada gambar sebelah kanan.

Pada kotak “Performance”, user dapat memberi tingkat prioritas dari proses backup yang sedang berjalan. Semakin ke kanan akan memberi prioritas resource CPU tertinggi namun user harus menunggu hingga backup selesai karena resource CPU hampir 98% untuk memproses backup, jika tidak terlalu terburu-buru dan ingin mengerjakan sesuatu yang lain dapat menggeser ke arah kiri untuk merendahkan prioritas resource CPU.

4 Responses

  1. Untuk mengetahui definisi dan “how to” maupun diskusi masalah backup bro bisa berkunjung ke Forum CHIP tempat saya memberikan pengarahan terhadap berbagai macam permasalahan backup. Berikut linknya…

    http://forum.chip.co.id/general-software-windows/83209-back-up-your-windows-install-ulang-never.html

    Untuk masalah “apa itu backup?” silakan baca artikel berikut…

    https://tridentcore.wordpress.com/2009/08/03/back-up-and-restore-versus-instal-ulang

    Kalau ingin bantuan lebih lanjut silakan hubungi saya melalui Yahoo! Messenger melalui ID “tridentcorequadv4” atau email ke “tridentcorequadv4@yahoo.co.id” atau “tridentcore@ymail.com”

  2. Bro, saya belum pernah backup, setidaknya sampai saat ini. Jadi masih newbie soal backup.

    Mau nanya, apa beda backup dengan copy? Kalo registry kan bisa save (export) reg.

  3. Norton Ghost sama dengan Macrium Reflect (lebih baik Macrium Reflect), untuk restorasi partisi sistem harus melalui bootable CD sedangkan untuk partisi non-sistem bisa langsung under Windows asalkan partisi tersebut tidak dalam status “used”. File backup bisa diburn ke DVD maupun ditaruh di media eksternal.

  4. Fuih.. hebat juga tuh. Bisa diatur prioritas performancenya.. Kyk WinRAR😀
    Numpang nanya, untuk restore itu harus dari Windows atau bisa diburn ke bootable DVD?

    makasih ya.. ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: