Back Up and Restore VERSUS Instal Ulang


database_add Install ulang… install ulang… dan install ulang… Kelakuan yang seharusnya ditinggalkan oleh pengguna komputer personal. Install ulang sangat merugikan bagi power user yang selalu ingin menjaga sistem operasinya tetap fit tanpa ada gangguan. Namun keinginan tersebut selalu terabaikan karena selalu mengambil “jalan pintas” yaitu install ulang dikala ada sebuah error yang tidak kunjung hilang. Bahkan error yang sangat simpel sekalipun selalu dianggap sebagai masalah besar, padahal bisa saja masalah sepele. Lalu? Apa yang akan dilakukan untuk memperbaiki error tersebut? Instal ulang? Lagi? Hindarilah install ulang…

Kita semua tahu metode instal ulang memerlukan waktu yang tidak singkat dan sangat merepotkan. Instal ulang dapat menghancurkan lisensi-lisensi software yang telah dibeli termasuk sistem operasinya, setting-setting seluruh program termasuk settingan sistem operasinya. Data-data penting yang secara tidak sengaja ikut terformat saat instal ulang, ditambah lagi semua yang telah dilakukan hingga saat ini harus diulangi kembali.

Sebuah metode/cara diciptakan untuk menjadi solusi dari masalah di atas, yaitu “Back Up”. Metode ini sangat membantu dalam berbagai masalah yang bersangkutan dengan “kehilangan data” dan menggunakan konsep “mesin waktu”. Metode backup dapat merestorasi partisi/HDD hingga utuh kembali sedia kala, waktu yang dibutuhkan pun sangat singkat sehingga sistem operasi dapat digunakan kembali setelah restorasi.

Apakah metode back up dan restore itu?

Metode back up dan restore menganut konsep “mesin waktu”, apa maksudnya? Oke akan dijelaskan segera. Saat suatu file/folder/partisi/hard disk ingin dibackup, sebuah duplikat yang sama persis akan dibuat lalu dikompresi dan diletakkan di lokasi terpisah (sesuai fitur dari masing software backup). Duplikat tersebut akan menjadi “penyelamat” disaat file/folder/partisi/hard disk tersebut menemui masalah serius atau bisa disebut “snap shot”.

Snap shot disini juga mempunyai arti sebuah “potret” yang dimana potret tersebut menjadi sebuah gambaran kondisi sistem operasi pada saat dibackup. Sehingga pada saat sebuah file/folder/partisi/hard disk terkena masalah akan dikembalikan kembali kondisinya ke saat dibackup sebelumnya. Jadi hasilnya kondisi sistem operasi tersebut kembali ke saat “dulu” sebelum terjadi masalah.

Potret tersebut adalah duplikat dari file/folder/partisi/hard disk yang dilindungi (dibackup), semakin banyak potret yang dibuat dapat menjadi sebuah perlindungan yang sempurna, bahkan lebih hebat daripada program antivirus termahal sekalipun. Karena metode back up dapat membersihkan sistem operasi yang terinfeksi virus ganas hingga kembali ke saat sebelum terinfeksi, berkat konsep mesin waktu.

Pemikiran gampangnya begini, kondisi sebuah file/folder/partisi/hard disk akan kembali ke masa lalu pada saat belum terkena masalah. Itulah metode back up.

Mari kita lihat ilustrasi dibawah ini. Ilustrasi dibawah ini merupakan sebuah gambaran kegiatan komputasi seseorang pada 8 hari terakhir.

2008-04-11_211934

Dalam 8 hari tersebut terdapat berbagai aktifitas standar dari seorang user. Kita melihat pada hari ke-4 user tersebut telah melakukan back up untuk melindungi sistem operasi beserta data-data pribadi miliknya. Masalah pun terjadi di hari ke-6 di saat sebuah USB flash drive yang terinfeksi virus tidak sengaja tercolok ke komputernya, sebuah warning aneh muncul. Di hari ke-7 blue-screen muncul beruntun, sistem operasi tidak stabil dan dihari ke-8 sistem operasi tidak bisa booting, hanging di posisi booting logo Windows.

Apa yang akan anda lakukan jika menemui kasus seperti di atas? Instal ulang? HINDARKAN!!! Kita lihat di hari ke-4 back up telah dilakukan. Mari kita restore sistem operasinya.

2008-04-11_211951

Hasilnya kondisi file /folder/ partisi/ hard drive pada hari ke 9 akan sama seperti saat hari ke 4, jadi data-data yang telah disimpan pada hari ke 1 hingga hari ke 3 tetap aman, data yang disimpan pada hari ke 5 akan hilang. Jadi seperti itulah konsep dari metode back up, layaknya mesin waktu.

Masih belum percaya keunggulan metode back up? Mari kita bandingkan “metode back up” dengan “metode install ulang”. Mulai dari awal hingga kondisi sistem operasi kembali sedia kala seperti sebelum terkena masalah. Dalam praktek ini metode back up akan merestorasi sebuah partisi berukuran 20 GB yang berisikan sistem operasi Windows XP Professional beserta 12 software yang terinstall dengan total kapasitas yang terpakai sebesar 7 GB.

Perbandingan Metode Instal Ulang dengan Metode Back Up (restore) (Nero BackItUp)

2008-04-11_212034

Berikut grafik timeline dari total waktu yang diperlukan dari masing-masing metode.

2008-04-11_212051

Kesimpulan yang didapat dari grafik di atas adalah keunggulan yang telak dari metode back up daripada instal ulang. Metode back up jauh lebih cepat 69%* hingga 89%.

*) tanpa konfigurasi dan instalasi software (step 7)

Biaya dan waktu yang dibutuhkan, kemudahan pemakaian dan tingkat perlindungan terhadap data partisi.

2008-04-11_212112

Melihat grafik diatas mungkin akan ditarik kesimpulan bahwa biaya untuk backup lebih besar daripada instal ulang namun dari dana yang dikeluarkan tersebut mampu melindungi file/folder/partisi/HDD hingga 100% dari kehilangan dan lagi dengan adanya backup waktu anda tidak akan terbuang dengan instal ulang.

Sistem hardware yang diuji:

Notebook BYON M30F.

o Intel Centrino Duo (Santa Rosa),

o Intel Core 2 Duo T7500,

o Memori 2 GB,

o HDD 120 GB SATA,

o NVIDIA GeForce 8400M-GS.

Sistem operasi yang diuji:

o Windows XP Professional Service Pack 2

Software-software yang diuji (diinstalasi satu per satu):

o COMODO Firewall Professional,

o CrystalXP Vista Inspirat 2,

o Desktop Sidebar (dengan 7 plug-in),

o Foobar2000,

o Foxit PDF Reader,

o Irfan View,

o Microsoft Office 2007 Home and Student,

o Mozilla FireFox,

o Nero 7 Premium,

o Norton AntiVirus 2008,

o Norton Save and Restore,

o Project Dakota.

2 Responses

  1. Artikel yang sangat mendetail mengenai back-up vs install ulang…

    Artikel yang bagus….🙂

  2. Haha,, menohok bgt artikelny. Install ulang udah jd kebiasaan sejak SMA.😀
    Kalo dirata2 per bulan pasti inul. Gara2 virus lah, bug lah, performance windows yg menurun lah.
    Dulu pernah pake Ghost, cm stlh itu entah knp gk make lagi.

    Anyways, artikel yang bgs!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: